Penyiapan Sarana Dan Peralatan Dalam Beternak Ayam Petelur
Cari Berita

Advertisement

Penyiapan Sarana Dan Peralatan Dalam Beternak Ayam Petelur

Ndaru Im
Thursday, December 12, 2013

Kandang Ayam Petelur

Iklim sangkar yang cocok untuk beternak ayam petelur mencakup persyaratan temperatur berkisar antara 32,2–35 derajat C, kelembaban berkisar antara 60–70%, penerangan dan atau pemanasan sangkar sesuai dengan hukum yang ada, tata letak sangkar semoga menerima sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata badai serta sirkulasi udara yang baik, jangan menciptakan sangkar dengan permukaan lahan yang berbukit alasannya menghalangi sirkulasi udara dan membahayakan pedoman air permukaan kalau turun hujan, sebaiknya sangkar dibangun dengan sistem terbuka semoga hembusan angin cukup menunjukkan kesejukan di dalam kandang.
Untuk kontruksi sangkar tidak harus dengan materi yang mahal, yang penting kuat, higienis dan tahan lama. Selanjutnya perlengkapan sangkar hendaknya disediakan selengkap mungkin ibarat daerah pakan, daerah minum, daerah air, daerah ransum, daerah obat-obatan dan sistem alat penerangan.

Bentuk-bentuk sangkar menurut sistemnya dibagi menjadi dua:

  1. Sistem sangkar koloni, satu sangkar untuk banyak ayam yang terdiri dari ribuan ekor ayam petelur.
  2. Sistem sangkar individual, sangkar ini lebih dikenal dengan sebutan cage. Ciri dari sangkar ini ialah efek individu di dalam sangkar tersebut menjadi mayoritas alasannya satu kotak sangkar untuk satu ekor ayam. Kandang sistem ini banyak digunakan dalam peternakan ayam petelur komersial.

Jenis sangkar menurut lantainya dibagi menjadi tiga macam yaitu:

  1. Kandang dengan lantai liter, sangkar ini dibentuk dengan lantai yang dilapisi kulit padi, pesak/sekam padi dan sangkar ini umumnya diterapkan pada sangkar sistem koloni.
  2. Kandang dengan lantai kolong berlubang, lantai untuk sistem ini terdiri dari bantu atau kayu kaso dengan lubang-lubang diantaranya, yang nantinya untuk membuang tinja ayam dan eksklusif ke daerah penampungan.
  3. Kandang dengan lantai adonan liter dengan kolong berlubang, dengan perbandingan 40% luas lantai sangkar untuk ganjal liter dan 60% luas lantai dengan kolong berlubang (terdiri dari 30% di kanan dan 30% di kiri).

Peralatan Kandang Ayam Petelur

Litter (alas lantai)

Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, materi litter digunakan adonan dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.

Tempat bertelur

Penyediaan daerah bertelur semoga gampang mengambil telur dan kulit telur tidak kotor, sanggup dibuatkan kotak ukuran 30 x 35 x 45 cm yang cukup untuk 4–5 ekor ayam. Kotak diletakkan di dniding sangkar dengan lebih tinggi dari daerah bertengger, penempatannya semoga gampang pengambilan telur dari luar sehingga telur tidak pecah dan terinjak-injak serta dimakan. Dasar daerah bertelur dibentuk miring dari kawat sampai telur eksklusif keluar sarang sehabis bertelur dan dibentuk lubah yang lebih besar dari besar telur pada dasar sarang.
sumber gambar : rikisurahman86.wordpress.com

Tempat bertengger

Tempat bertengger untuk daerah istirahat/tidur, dibentuk akrab dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang gampang dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup semoga terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari daerah bertelur.

Tempat makan, minum dan daerah grit

Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang besar lengan berkuasa dan tidak bocor juga tidak berkarat. Untuk daerah grit dengan kotak khusus.

Referensi Saya :
Oleh Ir. Dr. Muhammad Rasyaf & Ir. Bambang Cahyono

Sumber http://blogternakayam.blogspot.com

Penyiapan Sarana Dan Peralatan Dalam Beternak Ayam Petelur