Cara Santunan Makanan Pada Kawanan Ayam
Cari Berita

Advertisement

Cara Santunan Makanan Pada Kawanan Ayam

Ndaru Im
Thursday, October 16, 2014

Pada artikel saya sebelum mengenai Cara Memelihara Kawanan Ayam Umur 2 Bulan hingga 6 Bulan kini saya akan membahas wacana Cara Pemberian Makanan Pada Kawanan Ayam. Ilmu pengetahuan memberi petunjuk-petunjuk kepada kita dalam faktor cara memberi makanan. Tetapi pinjaman makan ialah suatu seni, pinjaman makan pada ayam harus memperhatikan kondisi dan produktivitas pada ayamnya. Dan juga harus memiliki kecakapan dalam mencampur kuliner dalam komposisi yang tepat, memiliki rasa yang yummy dan seekonomis mungkin.


Dalam batas-batas tertentu, sebagian besar kuliner yang dimakan dicerna dan dikonversikan dalam bentuk daging dan telur. Untuk mencapai ini perlu ransum (susunan) yang tepat dan dalam jumlah yang tepat pula biar sanggup memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan badan, kebutuhan pokok hidup dan produksi telur.

Untuk pertumbuhan ini diharapkan zat-zat untuk pembentukan daging, bulu, yang hampir semua terdiri dari protein. Untuk pokok hidup yaitu penggantian sel-sel yang rusak. Energi untuk mempertahankan temperatur badan, menyerupai pergerakan, pencernaan, semua memerlukan tenaga. Tambahan kuliner diharapkan untuk produksi telur. Untuk mendapat laba dalam perjuangan peternakan ayam anda harus mendapat telur, dan untuk mendapat telur ini harus selalu memberi makan. Agar mendapat telur yang banyak tidak hanya diharapkan kuliner yang tersedia tetapi juga harus memiliki kwalitas yang tinggi.

Ayam ini merupakan pabrik kecil dan hanya dengan memberinya materi baku (makanan) dalam jumlah yang besar dan bermutu akan sanggup memprodusir hasil yang baik berupa telur dan daging. Ingatlah bahwa ayam dengan berat tubuh 2 kg sanggup memprodusir 200 telur dengan berat 50 gram per-butir dalam setahunnya.

Disamping protein juga vitamin dan mineral harus selalu cukup tersedia. Untuk kadar serat garang jangan lebih dari 7 % dan kadar lemak 5 %. Makanan yang diberikan pada ayam petelur terdiri atas kuliner halus dengan kadar protein 20 % dan kuliner berbutir dengan kadar protein 10 %, yang terdiri gabungan 2 bab beras merah, 2 bab jagung, dan 1 bab kacang hijau. Untuk ayam Leghorn sanggup diberikan 100 gram, untuk ayam Red diberi 120 gram sehari. Banyak kuliner yang diberikan, kuliner halus dan kuliner berbutir berbanding : 1 berarti : 50 gram kuliner halus dan 5 gram kuliner berbutir.

Cara memberikannya secara kering-kering, untuk kuliner halus boleh juga dbasahi sedikit. Sebaliknya kuliner dibagi dan diberikan beberapa kali sehari. Pagi hari hanya diberikan kuliner halus yaitu 2/3 nya dari kuliner halus. Siang hari 1/3 dari sisanya dan sedikit kuliner berbutir dan Sore hari diberi kuliner berbutir sisanya. Dengan demikian ayam-ayam itu tinggal hening dalam sangkar dan sanggup tidur dengan perut penuh.

Disamping ransum tersebut, ayam-ayam itu perlu diberi kuliner hijau. Makanan hijau berupa rumput sanggup dimakan sesuka hati, jikalau ayam ini dilepas dilapangan pengumbaran yang ditanami rumput. Apabila ayam petelur dipelihara secara pengurungan maka kuliner hijau perlu diberikan yang berupa selada air, rumput, daun semanggi, daun turi, dan sebagainya. Hijauan ini diberikan setelah makan pagi dihabiskan.

Mineral yang diberikan pada umumnya tepung tulang (Calcium dan Fosfor). Bila terdapat tanda kekurangan mineral, diberikan gabungan mineral yang lebih sempurna. GRIT perlu disediakan berupa pasir dan kulit keong.

Sekian !!!

Baca juga Cara Memberi Makan Anak Ayam Umur 1 Hari hingga 2 Bulan

Sumber http://blogternakayam.blogspot.com

Cara Santunan Makanan Pada Kawanan Ayam