Mengenal Ayam Hutan Jingga Ceylon
Cari Berita

Advertisement

Mengenal Ayam Hutan Jingga Ceylon

Ndaru Im
Wednesday, October 15, 2014

Lebih dikenal dengan nama ayam hutan Jingga (Gallus lafayetti), jenis ayam ini hidup dan berkembang biak hanya di hutan-hutan pulau Ceylon, dan tidak ada di daerah lain.

Ciri-Ciri Ayam Hutan Jingga

Pejantan :
  • Bobot rata-rata 1,2 kg
  • Bulu pada bab dada dan tubuh sebelah bawah berwarna merah kekuning-kuningan.
  • Bulu sayap coklat gelap bergaris hitam.
  • Jengger bergerigi, berukuran sedang dan berwarna kuning kemerah-merahan. Pial dua buah, dibawah kedua rahang berwarna merah.
  • Cuping indera pendengaran kecil, warnanya merah segar.
  • Paruhnya panjang, kecil dan melengkung pada ujungnya serta tajam, warnanya putih cerah.
  • Mata bulat besar, berwarna merah.
  • Kaki-kakinya kecil, tetapi besar lengan berkuasa dengan sisik-sisik kecil teratur rapat warnanya coklat kemerah-merahan.
  • Jari-jari kakinya panjang, kecil dan besar lengan berkuasa untuk mencengkeram, warnanya coklat pucat.
  • Kuku kecil, panjang dan runcing kukunya berwarna putih jernih.
  • Tajinya panjang, kecil, lurus dan sangat runcing, berwarna putih kecoklat-coklatan.
  • Mudah mengikuti keadaan dengan lingkungan baru.
  • Agak jinak dan pemberani, sering berbaur dengan ayam kampung penduduk desa di pinggir hutan.
Betina :
  • Beratnya berkisar 0,8 kg.
  • Seluruh bulunya berwarna coklat muda berkontur coklat tua.
  • Bulu ekor menyempit pada ujungnya.
  • Kaki berwarna kecoklat-coklatan dengan sisik kaki yang teratur rapi.
  • Jari-jari kakinya panjang, kecil dan kokoh, berwarna coklat kekuning-kuningan.
  • Paruhnya putih keabu-abuan.
  • Matanya bundar, besar, berwarna kuning kemerah-merahan.
  • Bertelur di semak-semak, paling banyak 6 butir setiap periode.
Telur :
  • Berwarna kuning berbintik-bintik coklat.
  • Dierami selama 21 hari oleh induk betinanya, menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat berbecak-becak coklat kemerah-merahan.
  • Anakan yang gres menetas sudah lincah berlari-lari di sekitar sarang.
Referensi : Search Google

Sumber http://blogternakayam.blogspot.com

Mengenal Ayam Hutan Jingga Ceylon