Manfaat Dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan
Cari Berita

Advertisement

Manfaat Dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan

Ndaru Im
Wednesday, November 12, 2014

Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan - Belimbing wuluh memiliki batang bergairah berbenjol-benjol, percabangan sedikit, arahnya condong ke atas. Cabang muda berambut halus menyerupai beludru, warnanya coklat muda. Daun berupa daun beragam menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat telur hingga jorong, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, panjang 2-10 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau, permukaan bawah hijau muda. Perbungaan berupa malai, berkelompok, keluar dari batang atau percabangan yang besar, bunga kecil-kecil berbentuk bintang warnanya ungu kemerahan. Buahnya buah buni, bentuknya bulat lonjong bersegi, panjang 4-6,5 ern, warnanya hijau kekuningan, kalau masak lembap banyak, rasanya asam. Biji bentuknya bulat telur, gepeng. Rasa buahnya asam, digunakan sebagai sirop penyegar, materi penyedap masakan, membersihkan noda pada kain, mengkilapkan barang-barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor atau sebagai materi obat tradisional. Perbanyakan dengan biji dan cangkok.


Nama Lokal :
Limeng, selimeng, thlimeng (Aceh), selemeng (Gayo),; Asom, belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias),; balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu),; Balimbing (Lampung). calincing, balingbing (Sunda),; Balimbing wuluh (Jawa), bhalingbhing bulu (Madura).; Blingbing buloh (Bali), limbi (Bima), balimbeng (Flores),; Libi (Sawu), welirang (Sangi).;

Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Batuk, sariawan (stomatitis), perut sakit, gondongan (parotitis),; Rematik, batuk rejan, gusi berdarah, sariawan, sakit gigi berlubang; Jerawat, panu, tekanan darah tinggi (hipertensi), kelumpuhan,; Memperbaiki fungsi pencernaan, radang rektum.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, buah.

KEGUNAAN:
Bunga:
- Batuk.
- Sariawan (stomatitis)

Daun:
- Perut sakit. Gondongan (Parotitis).
- Rematik.

Buah:
- Batuk rejan.
- Gusi berdarah, sariawan.
- Sakit gigi berlubang.
- Jerawat. Panu.
- Tekanan darah tinggi.
- Kelumpuhan.
- Memperbaiki fungsi pencernaan.
- Radang rektum.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: Lihat resep.
Pamakaian luar: Daun secukupnya sesudah dicuci higienis digiling halus hingga menyerupai bubur, digunakan sebagal tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.

CARA PEMAKAIAN:
1. Pagel linu:
    1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh,
    15 biji lada, digiling halus kemudian tambahkan cuka secukupnya.
    Lumurkan ketempat yang sakit.

2. Gondongan:
   10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang
   merah sesudah dicuci higienis kemudian ditumbuk halus. Balurkan ketempat
   yang sakit.

3. Batuk pada anak.
   Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula
   secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah
   dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum,
   pagi dan malam sewaktu perut kosong.

4. Batuk:
   25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari
   kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4
   genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun
   inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong
   seperlunya, direbus dengan 5 gelas air higienis hingga tersisa 2 1/4
   gelas. Setelah hambar disaring, diminum dengan madu seperlunya.
   Sehari 3 kali 3/4 gelas.

5. Batuk rejan:
    a. 10 buah belimbing wuluh dicuci kemudian ditumbuk halus-halus,
       diremas dengan 2 sendok makan air garam, kemudian disaring. Minum,
       lakukan 2 kali sehari.

    b. Buah belimbing wuluh dibentuk manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.

6. Rematik :
    a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji
       merica dicuci kemudian digiling halus, tambahkan cuka secukupnya
       sampai menjadi campuran menyerupai bubur. Oleskan campuran bubur tadi
       ketempat yang sakit.
    b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca
       L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci kemudian ditumbuk
       halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan
       1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok
       dan mengurut bab badan yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

7. Sariawan:
    a. Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan
       1 cangkir air direbus hingga kental. Setelah hambar disaring,
       dipakai untuk membersihkan lisan dan mengoles sariawan.

    b. 2/3 genggam bunga belimbing wuluh, dicuci kemudian direbus dengan
       3 gelas air higienis hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin
       disaring kemudian diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.

    c. 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang
       muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari
       pulosari, dicuci kemudian ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok
       makan minyak kelapa, diperas kemudian disaring. Dipakai untuk
       mengoles luka-luka akhir sariawan, 6-7 kali sehari.

8. Jerawat:
    a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci kemudian ditumbuk halus,
       diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka
       yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.

    b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh debu belerang,
       digiling halus kemudian diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis.
       Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan melumas muka yang
       berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

9. Panu:
   10 buah belimbing wuluh dicuci kemudian digiling halus, tambahkan kapur
   sirih sebesar biji asam, diremas hingga rata. Ramuan ini dipakai
   untuk menggosok kulit yang terjangkit panu. Lakukan 2 kali sehari.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasa asam, sejuk. Menghilangkan sakit (analgetik), memperbanyak pengeluaran empedu, anti radang, peluruh kencing, astringent. KANDUNGAN KIMIA: Batang: Saponin, tanin, glucoside, calsium oksalat, sulfur, asam format, peroksidase. Daun: Tanin, sulfur, asam format, peroksidase, calsium oksalat, kalium sitrat.

Demikian Artikel Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan, biar bermanfaat.

 Artikel Lainnya:

Sumber https://www.budidaya-petani.com

Manfaat Dan Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan