Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Ndaru Im
Saturday, November 24, 2018

Secara etimologi, arti Sepak Bola berasal dari dua kata yakni “Sepak”: dan “Bola”. Sepak atau meyepak bisa diartikan sebagai menendang dengan memakai kaki. Sedangkan maksud “bola” yaitu alat permainan yang mempunyai bentuk lingkaran terbuat dari materi karet, kulit atau sejenisnya.
Permainan sepak bola ini mempunyai tujuan untuk memasukkan bola kedalam gawang lawan dan mesti berusaha semoga sanggup menjaga gawang sendiri semoga tidak terjadi gol digawang sendiri. 

Kemudian permainan sepak bola dilakukan dalam 2 babak, dimana pada tiap babak terdiri dari 45 menit. Waktu istirahat berada diantara dua babak yaitu sebanyak 10 menit. Kemudian suatu tim akan dinyatakan sebagai pemenang, jikalau bisa mencetak gol ke gawang lawan dengan sebanyak mungkin.

Faktor penting yang harus dimiliki oleh pemain sepak bola yaitu kondisi fisik. Kondi sifisik merupakan factor penting yang harus dimiliki oleh pemain sepak bola. 

Selain kondisi fisik, penguasaan teknik juga diperlukan. Hal ini sesuai dengan pendapat Sukatamsi (2001:17).yang menyatakan bahwa seorang pemain sepakbola yang tidak menguasai teknik dasar bermainsepakbola tidak akan menjadi pemain yang baik dan terkemuka. 

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Kemampuan Teknik yaitu faktor utama yang patut dikembangkan dengan tujuan dan fungsi untuk mencapai prestasi dalam permainan sepak bola. Sebab berdasarkan pernyataan Soekatamsi ( 1988 : 11 ) bahwa ”Kelengkapan pokok yang mendasar sebagai dasar bermain yaitu teknik dasar dan kemampuan bermain yang lebih dahulu dibina disamping training kelengkapan pokok yang lain”. 

Oleh sebab itu unsur ini harus menerima perhatian yang serius bagi para instruktur , pembina maupun pemain sepak bola. Adapun macam-macam Teknik dasar dalam permainan sepak bola yaitu sebagai berikut: 

1. Teknik Dasar Menendang Bola

Teknik Dasar Sepak Bola yang pertama yaitu menendang. Menendang bola (kicking) sanggup dilakukan seluruh belahan dari kaki. Namun, semoga bola mengarah pada tujuan yang baik terdapat teknik menendang dalam sepak bola untuk memasukkan bola atau mengumpan bola. 

Teknik menendang sanggup dilakukan dengan punggu kaki atau kura-kura kaki, sisi kaki belahan dalam, punggu kaki belahan luar, sisi kaki belahan luar dan punggung kaki belahan dalam. 

Tujuan Menendang Bola: 
  • Untuk menghindari ancaman dengan menyapu bola semoga lawan tidak bisa memasukkan bola atau sebagai pertahanan.
  • Selain itu, menendang bola juga mempunyai tujuan melaksanakan tendangan bebas, tendangan gawang, tendangan penujuru dan tendangan hukum.
  • Bahkan secara umum, tujuan menendang bola yaitu untuk mengoper bola pada teman baik untuk membuat permainan team work.
  • Atau bahkan dengan memperlihatkan bacokan kepada teman semoga bisa memasukkan bola ke gawang lawan. 

2. Teknik Dasar Mengontrol Bola (Controling) 

Menurut Herwin (2004:40) bahwa mengontrol bola yaitu teknik dasar dalam permainan bola yang penting untuk diperhatikan sebagai teknik yang bertujuan untuk mendapatkan dan menguasai bola. 

Hal itu dilakukan dengan pengamatan lajunya bola harus dilakukan oleh pemain, baik bola melayang ataupun bergulir. 

Selain itu, Gerakan menahan lajunya bola dengan cara menjaga stabilitas dan juga keseimbangan tubuh, dan mengikuti jalannya bola (sesaat bersentuhan antara bola dengan belahan tubuh). 

Sedangkan yang terakhir yaitu Pandangan selalu berpusat pada bola ketika mendapatkan bola, sehabis bola dikuasai, arahkan bola untuk gerakan selanjutnya ibarat mengoper bola atau menembak bola. 

Selain itu, Menurut klarifikasi Sucipto (2000: 22-27) bahwa belahan kaki yang biasa dipakai untuk menghentikan bola yaitu sebagai berikut:
  1. Mengontrol bola dengan kaki belahan dalam. Mengontrol bola dengan kaki belahan dalam biasanya dipakai untuk mengontrol bola yang datangnya menggelinding, bola pantul ke tanah dan bola di udara hingga setinggi paha.
  2. Mengontrol bola dengan kaki belahan luar. Mengontrol bola dengan kaki belahan luar pada umumnya dipakai untuk mengontrol bola yang datangnya menggelinding, bola pantul ke tanah dan bola di udara hingga setinggi paha.
  3. Mengontrol bola dengan punggung kaki. Mengontrol bola dengan punggung kaki pada umumnya dipakai untuk mengontrol bola yang datangnya menggelinding, bola pantul ke tanah dan bola di udara hingga setinggi paha.
  4. Mengontrol bola dengan telapak kaki. Mengontrol bola dengan telapak kaki pada umumnya dipakai untuk mengontrol bola yang datangnya menggelinding, bola pantul ke tanah dan bola di udara hingga setinggi paha.
  5. Mengontrol bola dengan paha. Mengontrol bola dengan paha pada umumnya dipakai untuk mengontrol bola di udara hingga setinggi paha.
  6. Mengontrol bola dengan dada. Mengontrol bola dengan paha pada umumnya dipakai untuk mengontrol bola di udara hingga setinggi dada. 

2. Teknik Dasar Menggiring Bola (Dribbling) 

Tujuan teknik dasar permainan bola dalam hal menggiring bola yaitu untuk mendekati jarak ke sasaran, menghambat permainan dan juga melewati lawan. Menurut klarifikasi para jago dalam hal ini Herwin (2004:36) bahwa menggiring bola terbagi atas dua jenis diantaranya: 

Dribbling bertujuan untuk menghadapi tekanan lawan, bola harus erat dengan kaki ayun atau kaki yang dilakukan dalam mendribbling sehingga sentuhan terhadap bola sanggup dilakukan sesering mungkin atau dengan sentuhan yang banyak. 

Sedangkan ketika terdapat tempat bebas tanpa adanya tekanan lawan, maka dengan melaksanakan dribbling sentuhan bola sedikit dengan diikuti dengan gerakan lari yang cepat sehingga sanggup berada dalam tempat tersebut. 

Sedangkan Menurut klarifikasi Sucipto, dkk. (2000: 28-31) bahwa tujuan Menggiring bola antara lain untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan dan menguasai permainan. Bagian kaki yang biasa dipakai untuk menghentikan bola yaitu sebagai berikut: 
  1. Menggiring bola dengan kaki belahan dalam dipakai untuk melewati/mengecoh lawan.
  2. Menggiring bola dengan kaki belahan luar dipakai untuk melewati/mengecoh lawan.
  3. Menggiring bola dengan punggung kaki dipakai untukmelewati/mengecoh lawan.
  4. Menyundul Bola

3. Teknik Dasar Menyundul Bola

Menurut klarifikasi Herwin (2004: 42) bahwa gerakan menyundul bola turut melibatkan seluruh tubuh. Teknik dasar permainan sepak bola dengan menyundul bola sanggup dilakukan tata cara mengambil posisi melengkung, leher ditegangkan, perkenaan bola sempurna pada dahi, mata terbuka, kepala di dorong ke depan atau samping, dan menjaga stabilitas dengan kedua tangan disamping badan.

Sedangkan Menurut keterangan Sucipto, dkk. (2000: 32-34) bahwa teknik dasar permainan sepak bola dengan Menyundul bola intinya memainkan bola dengan kepala. 

Tujuan dalam teknik menyundul bola dalam permainan sepakbola yaitu mengumpan, mencetak gol dan untuk mematahkan serangan lawan/membuang bola. 

Pada umumnya, menyundul bola sanggup dilakukan ketika datangnya bola maksimal setinggi kepala, berdasarkan Sucipto, dkk (2000: 33-34) gerakan menyundul yaitu sebagai berikut: 
  1. Menyundul bola sambil bangkit pada umumnya dilakukan manakala datangnya bola maksimal setinggi kepala.
  2. Menyundul bola sambil melompat/meloncat pada umumnya dilakukan datangnya bola di luar jangkauan, baik secara vertikal ataupun horisontal. 

3. Merampas bola (tackling)

Berdasarkan klarifikasi Herwin (2004: 46) menyampaikan bahwa tujuan teknik dasar permainan sepak bola dalam hal merebut bola yaitu untuk menggagalkan serangan, untuk menahan lajunya pemain menuju gawang pemain bertahan, menghalau bola keluar lapangan permainan dan menunda permainan yang cepat

Adapun cara merebut bola dalam memaksimalkan teknik dasar sepak bola ini berdasarkan Herwin (2004: 46), bisa dilakukan dengan berdiri, melayang atau sambil menjatuhkan tubuh baik dari depan maupun samping pemain, dan perhitungkan waktu yang sempurna semoga bola benar-benar sanggup direbut dan bukan merupakan sebuah pelanggaran. 

Menurut Sucipto, dkk. (2000: 34-35) merampas bola merupakan upaya untuk merebut bola dari penguasaan lawan. Merampas bola sanggup dilakukan sebagai berikut:

  1. Merampas bola sambil bangkit intinya dilakukan ketika bola masih berada dalam jangkauan kaki. Merampas bola sambil bangkit sanggup dilakukan dengan posisi dari arah samping dan arah depan. 
  2. Merampas bola sambil meluncur pada umumnya dilakukan jikalau di luar jangkauan kaki. Teknik dasar permainan sepak bola ini sanggup dilakukan dari arah samping dan arah depan. 

4. Lemparan ke dalam (throw-in) 

Menurut ketarangan Herwin (2004: 48) bahwa tujuan dari lemparan kedalam sebagai teknik dasar permainan sepak bola yaitu untuk menghidupkan/memulai permainan sehabis bola keluar meninggalkan lapangan melalui garis samping.

Sedangkan berdasarkan penyampaian Sucipto, dkk. (2000: 36-37) bahwa arti Lemparan ke dalam yaitu satu-satunya teknik dalam permainan sepakbola yang di mainkan dengan lengan dari luar lapangan permainan. 

Tidak hanya untuk memainkan bola, dari lemparan ke dalam offside tidak berlaku. Teknik dasar permainan sepak bola ini sanggup dilakukan dengan atau tanpa awalan, baik baik dengan posisi kaki sejajar maupun salah satu kaki di depan.

Lemparan ke dalam tanpa awalan sanggup dilakukan ketika target jaraknya dekat.
Lemparan ke dalam dengan awalan Lemparan ke dalam dengan awalan sanggup dilakukan ketika target jaraknya jauh. 

5. Menjaga Gawang (goal keeping)

Teknik dasar permainan sepak bola ini mempunyai beberapa cara. Cara menjaga gawang antara lain dengan memperhatikan perilaku dan tangan, kedua kaki terbuka selebar bahu, lutut menekuk dan rileks, konsentrasi pada permainan serta arah bola dan merencanakan dengan sempurna waktu untuk menangkap, meninju atau menepis bola, atau menangkap bola (Herwin, 2004 : 49).

Sedangkan berdasarkan Sucipto, dkk. (2000: 38-40) bahwa teknik dasar permainan sepak bola dalam hal ini menjaga gawang merupakan pertahanan yang paling simpulan dalam permainan sepakbola. Teknik menjaga gawang meliputi: menangkap bola, melempar bola dan menendang bola. 

Untuk menangkap bola sanggup dibedakan berdasarkan arah datangnya bola, ada yang datangnya bola masih dalam jangkauan penjaga gawang (tidak meloncat) dan ada di luar jangkauan penjaga gawang (harus dengan meloncat).
  1. Menangkap bola sambil bangkit dilakukan ketika datangnya bola masih dalam jangkauan penjaga gawang dalam posisi berdiri, baik dari adrah vertikal maupun horisontal.
  2. Menangkap bola sambil meloncat dilakukan ketika datangnya bola sudah di luar jangkauan penjaga gawang dalam posisi berdiri, baik dari arah vertikal maupun horizontal. 

Teknik Gerakan Tanpa Bola

Dalam pelaksanaan dalam permainan sepak bola, teknik dasar tersebut selalu terjadi dan dilakukan dalam permainan sepak bola. Selain itu, terdapat Teknik dasar tanpa bola dan teknik dasar dengan bola yang harus bisa dikombinasikan didalam situasi permainan berdasarkan kebutuhan.

1. Lari

Teknik lari dalam permainan sepak bola seorang pemain ditandai dengan lari dalam untuk mendapatkan posisi serangan dan lari dalam bertahan. Teknik dasar dalam permainan sepak bola dalam melaksanakan lari bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tadi, pemain harus sanggup lari cepat berbelok atau merubah arah, berhenti lari mundur dan mendadak start lagi. Selain itu, juga bertujuan untuk memperoleh kelincahan perlu diperhatikan oleh pemain. 

Selain itu berdasarkan klarifikasi Sardjono (1982: 17) bahwa "Lari dalam sepak bola tidak sama dengan lari dalam atletik". Dalam dunia atletik, lari tidak menerima gangguan sedikit pun, tetapi dalam dunia sepak bola selalu tidak bebas. 

Hal demikian berarti dimana seorang pemain kadangkadang terpaksa mengubah arah berlari, berhenti, lari mundur, lari sambil melompat/meloncat dan beradu tubuh dengan lawan.

2. Melompat/Meloncat

Lompatan sanggup dilakukan dengan atau tanpa awalan, tolakan satu kaki akan lebih menguntungkan sebab memungkinkan pemain melompat lebih tinggi, walaupun demikian didalam situasi yang sesungguhnya tolakan dengan memakai dua kaki juga digunakan. 

Biasanya lompatan dikombinasikan dengan gerakan menyundul bola, olehnya itu gerakan melecutkan tubuh belahan atas sambil melompat perlu dilatih berulang-ulang semoga mendapatkan lompatan yang tinggi.

3. Gerak Tipu Tanpa Bola atau Gerak Tipu Badan

Gerak tipu tanpa bola atau gerak tipu tubuh Gerak tipu tubuh sanggup di bedakan menjadi beberapa macam. Gerak tipu dengan tubuh belahan atas dengan kaki, mungkin juga dengan dengan bahu. Pemain sanggup menipu lawan dengan jalan tiba-tiba berhenti berlari atau merubah arah yang dikombinasikan dengan gerak tipu tubuh belahan atas. 

Menurut Sardjono (1982: 18) "Pemain sepakbola yang tidak sanggup melaksanakan gerak tipu, maka pemain itu tidak akan sanggup menjadi pemain sepak bola yang baik”. Pemain dikatakan berhasil melaksanakan gerak tipu apabila pada waktu pemain melaksanakan gerakan akal-akalan tapi oleh lawan dianggap itu sebagai gerakan bersama-sama sehingga lawan akan mengikuti gerakan akal-akalan itu.

arti Sepak Bola berasal dari dua kata yakni  Gobekasi:  9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
Ilustrasi: Teknik Dasar Permainan Sepak Bola 

Demikianlah gosip mengenai 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola. Semoga gosip ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
Link Judul : Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
Gobekasi: 9 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-9-teknik-dasar-permainan-sepak.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini