Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator?
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator?

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Antibiotik tentu sudah sangat familiar di telinga, tetapi apa itu imunomodulator? Bagaimana bila disebut salah satu merek terkenalnya, sebut saja salah satunya stimuno atau imboost. Bagaimana? Apakah pribadi paham. Ya, imunomodulator ialah golongan zat yang sanggup dipakai untuk memperkuat sistem imun. Imunomodulator disebut juga dengan imunostimulan.

Pembahasan kali ini ihwal perbedaan peranan antibiotik dan imunomodulator. Nantinya akan dibahas juga apakah boleh mengganti antibiotik dengan imunomodulator. Namun sebelum itu dibahas dahulu apa itu antibiotik dan apa itu imunomodulator.

Perbedaan Peranan Antibiotik dan Imunomodulator

Antibiotik tentu sudah sangat familiar di indera pendengaran gobekasi Apakah Saya Boleh Mengganti Antibiotik dengan Imunomodulator?
gambar antibiotika


Mari Mengenal antibiotik

Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk membunuh mikroba terutama bakteri. Awalnya antibiotik dibentuk dari zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama golongan fungi, yang sanggup menghambat atau membasmi mikroba lain. Namun pada ketika ini antibiotik banyak dibentuk secara semisintetik maupun sintetik penuh. Ingat antibiotik hanya membunuh mikroba, bukan virus. Ingat bukan virus, jadi pada ketika flu, tak dibutuhkan antibiotik, lantaran flu disebabkan oleh virus.

Simak juga: Info Obat

Yuk Kenali Juga Imunomodulator

Imunomodulator ialah senyawa tertentu yang sanggup meningkatkan prosedur pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik, dan terjadi induksi non spesifik baik prosedur pertahanan seluler maupun humoral. Apa itu pertahanan tubuh spesifik dan non spesifik, apa itu pertahanan seluler dan humoral, tidak akan terlalu dibahas dalam kesempatan ini. Itu hanya pembagian jenis dan cara kerja sistem imun tubuh. 

Secara sederhana sanggup kita ibaratkan tubuh yang sedang terkena abses ialah medan pertempuran antara basil dan sistem pertahanan tubuh (imun). Semisal basil yang menyerang hanya dalam jumlah kecil maka akan sanggup ditangani oleh sistem imun dengan baik, kesannya tubuh tak akan merasa sakit. Namun terkadang apabila basil menyerang dalam jumlah yang besar, atau pada ketika sistem imun tubuh sedang lemah, maka kekalahan tubuh sudah niscaya menjadi jaminan, hasilnya ialah Anda sakit, mulai Cuma sekedar demam sampai sanggup yang paling fatal, kematian. Nah, di sinilah tugas antibiotik itu. Antibiotik itu mirip tentara dukungan dari luar untuk membantu sistem pertahanan tubuh. Antibiotik sanggup diibaratkan sebagai tentara dengan senjata gres dan taktik baru.

Peranan antibiotik harus dibedakan dengan imunomodulator. Jika antibiotik kita misalkan sebagai tentara tambahan, maka imunbooster sanggup kita artikan sebagai dukungan trainer imun. Imunomodulator biasanya berasal dari senyawa tertentu dengan ukuran besar. Nah, di dalam tubuh, sistem imun akan mengenal sel ukuran raksasa ini sebagai ancaman. Dengan pemberian bahaya yang diatur sedemikian rupa, maka sistem pertahanan imun dibutuhkan akan tumbuh lebih berpengaruh dan akan siap bila harus menghadapi bahaya lain di kemudian hari. 

Kedua jenis obat ini membantu sistem imun untuk membersihkan bakteri, namun dengan cara yang berbeda. Jika antibiotik menyerang secara langsung, maka imunomodulator membantu secara tidak langsung. 

Pertanyaan Penting: Apakah Bisa Mengganti Resep Antibiotik dengan Imunomodulator?

Kita kembali ke klarifikasi di atas. Apabila yang kita temui ialah keadaan sakit, maka sudah niscaya yang terjadi ialah kekalahan sistem imun tubuh. Dalam keadaan perang sudah niscaya yang kalah akan jatuh mentalnya, banyak yang terluka. Apabila yang kita kirim hanya trainer, tentu saja akan membutuhkan waktu usang untuk recovery sistem imun. Penyembuhan luka para prajurit imun membutuhkan waktu. Sementara gempuran dari basil tak akan menunggu sampai prajurit imun kembali sedia kala. Oleh lantaran itu secara kebijaksanaan dukungan yang sempurna ialah dukungan pasukan. Pasukan dengan senjata lengkap yang siap tempur.

Peranan imunomodulator tepatnya sebagai perjuangan pencegahan bukan sebagai pengobatan. Kaprikornus waktu yang sempurna mengonsumsi imunomodulaor yaitu pada ketika tubuh sehat atau sekiranya akan memasuki “musim sakit” (red-musim pancaroba). Dengan begitu sistem imun akan siap bila harus berhadapan dengan bakteri, virus atau bahaya lain pada ketika “musim” itu tiba.

Simak Info Kesehatan : Umum lainnya di Blog Kedokteran Kesehatan ini.
Share artikel ini ke sobat Anda dengan cara klik logo sosial media di bawah ini!
Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator? Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator?
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator?
Link Judul : Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator?
Gobekasi Apakah Aku Boleh Mengganti Antibiotik Dengan Imunomodulator? https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-apakah-aku-boleh-mengganti.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini