Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Artikel kali ini akan membahas wacana diagnosis dan penatalaksanaan penyakit morbili atau campak di puskesmas atau kemudahan kesehatan tingkat satu lainnya. Artikel ditujukan untuk dokter dan tenaga kesehatan lainnya, meskipun begitu sanggup juga dibaca oleh masyarakat umum. Penyakit ini yaitu kompetensi tingkat 4A, jadi seorang dokter layanan primer harus bisa untuk mengatasinya.

Masalah Kesehatan
Morbili merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Measles. Penyakit ini dikenal juga dengan nama rubeola atau campak. Penyakit ini sangat gampang menginfeksi dengan penularannya lewat udara melalui pernafasan, bersin, atau batuk. Komplikasi pada bayi dan balita sanggup menjadi fatal yaitu sanggup berupa pneumonia dan ensefalitis yang sanggup menjadikan kematian.

Salah satu langkah dalam mengontrol mortalitas atau morbiditas penyakit yaitu dengan jalan vaksinasi. Namun, sangat disayangkan bersandar atas data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007, ternyata cakupan imunisasi penyakit campak pada anak umur di bawah 6 tahun di Indonesia masih rendah (72,8%) jikalau dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara yang telah meliputi 84%. Insiden terjadinya penyakit campak di Indonesia merupakan tertinggi ketiga di Asia tenggara pada tahun 2010. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menkonfirmasi adanya 6300 kasus morbili yang terjadi di Indonesia selama tahun 2013.

Mengingat hal di atas, morbili sanggup menjadi problem kesehatan yang penting di Indonesia. Peran dokter layanan primer sangat penting sebagai ujung tombak untuk mencegah, menegakkan diagnosis, melaksanakan tatalaksana sehingga angka mortalitas dan morbiditas sanggup ditekan.

Review Singkat Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Campak atau Morbili di Puskesmas

Di bawah ini akan kami review secara singkat wacana penyakit morbili ini. Mudah-mudahan para dokter layanan primer ataupun tenaga kesehatan lainnya sanggup mengambil manfaat dari review ini.

Anamnesis Gejala dan Tanda Penyakit Morbili atau Campak

Berikut yaitu hasil anamnesis yang mungkin di sanggup dari pasien yang menderita penyakit morbili. Dari hal ini kita sanggup mengenal tanda-tanda dan tanda-tanda penyakit ini.
  1. Pasien biasanya mengalami tanda-tanda prodromal yang sanggup berupa demam, malaise, tanda-tanda gangguan organ respirasi atas (batuk ataupun pilek), dan konjungtivitis.
  2. Pada demam hari yang keempat, umumnya timbul lesi makula dan papula yang eritem. Lesi ini biasanya dimulai pada kepala yaitu area perbatasan dahi dan rambut, area di belakang telinga, dan menyebar secara sentrifugal ke cuilan bawah sampai wajah, badan, ekstremitas.
  3. Penyakit ini mempunyai masa inkubasi 10-15 hari. Gejala prodromal muncul biasanya sesudah 10 sampai 15 hari dari nanah aawal.
  4. Biasanya anak yang mendapat penyakit ini mempunyai riwayat belum mendapat imunisasi campak.

Pemeriksaan Pada Penyakit Morbili di Faskes Primer

Pemeriksaan Fisik
Pada Pemeriksaan fisik yang dilakukan akan didapatkan data-data sebagai berikut:
  1. Demam, konjungtivitis, adanya limfadenopati general.
  2. Pada tempat orofaring ditemukan tanda khas berupa koplik spot sebelum munculnya lesi eksantem.
  3. Gejala eksantem ini berupa lesi makula dan papula yang eritem, dimulai pada cuilan kepala tepatnya pada area perbatasan dahi dengan rambut, tempat di belakang telinga, dan menyebar secara sentrifugal dan ke bawah sampai muka, badan, ekstremitas, dan mencapai kaki.
  4. Pada hari ketiga, lesi ini akan menghilang secara perlahan-lahan dengan urutan sebagaimana urutan muncul, dengan warna sisa coklat kekuningan atau deskuamasi ringan. Eksantem akan hilang dalam 4-6 hari.
Pemeriksaan Penunjang
Biasanya jenis investigasi ini tidak diperlukan. Namun jikalau dilakukan maka pada investigasi sitologi akan ditemukan sel datia berinti banyak pada sekret. Konfirmasi diagnosis pada kasus tertentu sanggup dilakukan dengan melaksanakan investigasi serologi IgM anti-Rubella.

Penegakan Diagnosis Penyakit Morbili atau Campak di Puskesmas

Diagnosis Kerja 
Diagnosis penyakit ini ditegakkan dengan memakai anamnesis dan investigasi fisik. Seperti yang dijelaskan di atas, investigasi penunjang sebetulnya tidak diperlukan. Namun, pada kasus tertentu sanggup memakai investigasi penunjang untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Diagnosis banding
Beberapa penyakit atau kondisi medis yang ibarat penyakit morbili ini antara lain:
a. Erupsi obat,
b. Eksantem yang disebabkan oleh virus yang lain (rubella, eksantem subitum),
c. Scarlet fever,
d. Mononukleosis infeksiosa, atau
e. Infeksi Mycoplasma pneumoniae.



Kode Diagnosis ICD 10 Penyakit Campak atau Morbili untuk Entri BPJS

Bila Anda membutuhkan instruksi diagnosis menurut ICD 10 maka Anda sanggup melihat di tautan ini: kode diagnosis penyakit campak. Semoga bermanfaat.

Komplikasi Penyakit Campak yang Dapat Terjadi

Komplikasi lebih sering terjadi pada kelompok anak dengan gizi buruk, anak yang belum mendapat imunisasi, dan anak dengan keadaan defisiensi imun dan penyakit leukimia. Komplikasi sanggup berupa penyakit pneumonia, otitis media, ensefalitis, dan atau trombositopenia. Bagi anak yang menderita HIV dan tidak mendapat imunisasi, pneumonia yang berat sanggup terjadi walaupun tanpa didahului oleh lesi kulit.

Penatalaksanaan Paripurna Penyakit Morbili Campak di Puskesmas

Penatalaksanaan
  1. Pemberian terapi suportif. Terapi berupa penjagaan keseimbangan cairan tubuh dengan mengganti cairan yang hilang dari diare atau muntah. Pemberian cairan melalui infus harus tetap dalam pantauan.
  2. Pemberian terapi simtomatis. Pemberian obat-obatan yang diubahsuaikan dengan tanda-tanda yang dirasakan pasien mirip donasi antipiretik jikalau demam, donasi antibiotik jikalau terjadi nanah sekunder.
  3. Pemberian komplemen vitamin A. Cara donasi vitamin ini yaitu:
  • Bayi berusia kurang dari 6 bulan 50.000 IU/ hari secara per oral (PO) diberi dalam 2 dosis.
  • Bayi berusia 6-11 bulan 100.000 IU/ hari secara per oral (PO) diberi dalam 2 dosis.
  • Bayi berusia di atas 1 tahun 200.000 IU/ hari secara per oral (PO) diberi dalam 2 dosis.
  • Anak dengan adanya tanda-tanda defisiensi vitamin A, pada 2 takaran pertama sesuai usia, dilanjutkan takaran ketiga sesuai usia yang diberikan pada 2-4 ahad kemudian.

Konseling dan Edukasi Pada Keluarga Penderita Morbili

Edukasi pasien dan keluarga bahwa ini merupakan penyakit yang sangat menular. Namun, sebagian besar penderita yang terinfeksi sanggup sembuh sendiri, sehingga pengobatan yang dilakukan umumnya hanya bersifat suportif. Edukasi juga akan pentingnya Mengontrol cairan yang hilang dari diare/ emesis jikalau pasien dirawat di rumah.

Edukasi donasi vaksin juga sanggup dilakukan. Bagi anggota keluarga yang rentan maka bisa diberikan vaksin campak atau human immunoglobulin sebagai langkah pencegahan. Vaksin efektif jikalau diberikan dalam 3 hari sesudah terpapar dengan penderita. Imunoglobulin sanggup diberikan pada individu dengan gangguan imun, bayi usia 6 bulan - 1 tahun, bayi usia kurang dari 6 bulan yang lahir dari ibu tanpa imunitas campak, dan perempuan hamil.

Prognosis
Pada umumnya penyakit ini mempunyai prognosis bonam lantaran merupakan jenis penyakit self-limiting disease.

Sumber Tulisan
1. Djuanda, A. Hamzah, M. Aisah, S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, 5th Ed. Balai Penerbit FKUI. Jakarta. 2007. (Djuanda, et al., 2007)
2. James, W.D. Berger, T.G. Elston, D.M. Andrew’s Diseases of the Skin: Clinical Dermatology. 10th Ed. Saunders Elsevier. Canada. 2000. (James, et al., 2000)
3. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Pedoman Pelayanan Medik. 2011. (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, 2011)
Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas
Link Judul : Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas
Gobekasi Diagnosis Dan Penatalaksanaan Penyakit Morbili Atau Campak Di Puskesmas https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-diagnosis-dan-penatalaksanaan.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini