Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Artikel kali ini berjudul diagnosis dan tatalaksana terapi penyakit gonore di puskesmas. Artikel ini dibatasi pada ruang lingkup dokter primer di puskesmas atau sentra layanan kesehatan primer lainnya. Artikel ini tetap mengedepankan ulasan seputar bagaimana menegakkan diagnosis klinis dan tatalaksana dari penyakit gonore pada organ kelamin. Artikel ini bersumber dari buku peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 5 tahun 2014 wacana panduan praktik klinis bagi dokter di akomodasi pelayanan kesehatan primer.

Penjelasan Tentang Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Gonore

Nama penyakit: Gonore
No. ICPC II : X71 Gonorrhoea female, Y71 Gonorrhoea male
No. ICD X : A54.9 Gonococcal infection, unspecified (termasuk bisul vagina pada instruksi ICD X untuk puskesmas, lihat nomor 777 di sini)
Tingkat Kemampuan Dokter: 4A

Definisi dan Pengertian Penyakit Gonore

Gonore ialah segala penyakit yang kuman Neisseria gonorrhoeae menjadi penyebabnya. Penyakit ini dimasukkan ke dalam kategori Penyakit Menular Seksual (PMS) yang mempunyai angka bencana yang cukup tinggi. Cara penularan penyakit gonore ini utamanya melalui proses genitor-genital (kontak antara alat kelamin), orogenital (kontak antara lisan dan alat kelamin), dan ano-genital (kontak antara anus dan alat kelamin). Namun, dimungkinkan pula melalui alat mandi, thermometer dan sebagainya (gonore genital dan ekstragenital). Bagian yang paling gampang terinfeksi yaitu mukosa vagina perempuan sebelum usia pubertas.

Faktor Risiko, Tanda, dan Gejala Klinis Penyakit Gonore

Faktor Risiko Gonore

Beberapa faktor yang mempengaruhi terjangkitnya seseorang dengan infeksi oleh kuman ini, antara lain:
  • Bergonta-ganti pasangan seksual
  • Aktivitas homoseksual
  • Pekerja Seks Komersial (PSK)
  • Wanita pra pubertas dan menopause, dimana lebih rentan tertular gonore.
  • Bayi dari ibu penderita gonore
  • Hubungan seksual tanpa perlindungan (contoh: kondom).

Hasil Anamnesis Pada Penyakit Gonore

Keluhan
Keluhan yang menciptakan pasien tiba ke dokter yaitu keluhan-keluhan yang berkaitan dengan infeksi area organ genital yang terjangkit.

Keluhan Penyakit Gonore Pada Pria

Pada laki-laki biasanya yang dikeluhkan yaitu kecing nanah. Keluhan ini biasanya diawali dengan rasa panas dan gatal pada area distal (ujung) uretra. Kemudian keluhan ini disusul dengan disuria (rasa sakit atau terbakar ketika buang air kecil, biasanya dirasakan dalam tabung yang membawa urin keluar dari kandung kemih ( uretra ) atau kawasan sekitar alat kelamin (perineum)), polakisuria (buang air kecil sedikit-sedikit dan sering), yang berujung pada keluarnya nanah hingga kadang kala darah pada ujung uretra. Selain itu, bisa juga terjadi nyeri pada ketika proses ereksi. Gejala-gejala ini biasanya terjadi pada hari kedua hingga ketujuh sehabis melaksanakan kontak seksual.

Bilamana terjadi prostatitis (radang kelenjar prostat) maka keluhan biasanya disertai perasaan tidak lezat pada perineum dan suprapubis, demam, malaise, disuria hingga hematuria (buang kecil disertai darah), retensi urin, dan obstipasi.

Keluhan Penyakit Gonore Pada Wanita

Pada perempuan biasanya jarang sekali ditemukan adanya tanda-tanda yang sifatnya subjektif. Kelainan-kelainan objektif juga jarang ditemukan. Biasanya perempuan tiba ke dokter sehabis terjadi komplikasi atau tidak sengaja ditemukan pada antenatal care pada kontrol kehamilan atau pada investigasi KB lainnya.

beberapa keluhan yang menciptakan pasien tiba ke dokter yaitu keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan (bisa berbau atau tidak berbau busuk) dari dalam vagina yang sanggup disertai dengan disuria dan nyeri pada abdomen belahan bawah. Keluhan-keluhan lain sanggup berupa rasa terbakar pada area anus (proktitis), mata merah atau bernanah pada neonatus, dan keluhan-keluhan sistemik endokarditis, meningitis, dll) pada gonore diseminata (kejadian sebanyak 1% dari seluruh perkara penyakit gonore).

Hasil Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang Sederhana

Pemeriksaan Fisik Patognomonis
Pada investigasi fisik ditemukan kulit tampak eritem, edema dan ektropion pada area orifisium uretra eksterna. Ditemukan juga duh badan yang mukopurulen serta adanya pembesaran kelenjar getah bening di inguinal baik unilateral ataupun bilateral. Bilaman terjadi proktitis maka ditemukan kulit kemerahan, edema, yang sanggup tertutupi oleh pus di kawasan sekitar anus.

Pada laki-laki sanggup dilakukan investigasi rectal toucher untuk mengetahui kondisi prostat dengan menilai pembesaran prostat, konsistensi, adanya nyeri tekan, atau fluktuasi alasannya yaitu abses. Pada perempuan sanggup dilakukan investigasi inspekulo (khusus perempuan yang telah menikah) untuk menilai adanya kemerahan, erosi, dan sekeret mukopurulen pada area serviks.

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan penunjang yang sanggup dilakukan yaitu investigasi mikroskopis sediaan pribadi duh badan dengan menggunakan pewarnaan gram. Pewarnaan ini untuk mencari adanya kuman gonokokus gram negarif, intra ataupun ekstraseluler. Sedian yang diambil pada laki-laki diambl dari kawasan fossa navikularis. Sementara sediaan pada perempuan diambil dari uretra, muara kelenjar bartolin, serviks dan rektum.

Pemeriksaan lain jikalau diperlukan:
a. Kultur
b. Tes oksidasi dan fermentasi
c. Tes beta-laktamase
d. Tes Thomson dengan sediaan urine

Diagnosis Klinis Pada Penyakit Gonore

Diagnosis Klinis
Penegakan diagnosis menurut anamnesis, investigasi fisik, dan investigasi penunjang.

Klasifikasi :
Berdasarkan susunan anatomi genitalia laki-laki dan wanita:
a. Uretritis gonore
b. Servisitis gonore (pada wanita)

Diagnosis Banding Pada Gonore

a. Infeksi susukan kemih.
b. Faringitis.
c. Uretritis herpes simpleks.
d. Arthritis inflamasi dan septik.
e. Konjungtivitis, endokarditis, meningitis dan uretritis non gonokokal.

Komplikasi Pada Penyakit Gonore

Pada pria:
Lokal: Tynositis, parauretritis, litritis, kowperitis.
Asendens: prostatitis, vesikulitis, funikulitis, vas deferentitis, epididimitis, trigonitis.

Pada wanita:
Lokal: parauretritis, bartolinitis.
Asendens: salfingitis, Pelvic Inflammatory Diseases (PID).
Disseminata:
Arthritis, miokarditis, endokarditis, perkarditis, meningitis, dermatitis.

Rencana Tatalaksana dan Terapi Komprehensif Penyakit Gonore

Penatalaksanaan
a. Pemberitahuan kepada pasien semoga tidak melaksanakan kontak seksual hingga penyakit dinyatakan sembuh. Selain itu juga harus terus menjaga kebersihan kawasan genital.
b. Pemberian obat-obatan farmakologi. Dapat dilakukan pemberian antibiotik, yaitu:

  • Tiamfenikol sebanyak 3500 mg per-oral (p.o) takaran tunggal,
  • atau ofloksasin 400 mg (p.o) takaran tunggal, atau
  • Kanamisin 2 gram Intra Muskular (I.M) takaran tunggal, atau
  • spektinomisin 2 gram I.M takaran tunggal.
Catatan:
Pemberian obat ofloksasin, cifrofloksasin, dan tiamfenikol yaitu kontraindikasi pada perempuan hamil dan tidak dianjurkan pada bawah umur dan bakir balig cukup akal muda.

Kriteria Rujukan
a. Bilamana di puskesmas tidak sanggup dilakukan tes laboratorium
b. Bilamana dengan penatalaksanaan ia atas tidak juga mengatakan perbaikan dalam kurun waktu dua minggu, penderita dirujuk ke dokter seorang hebat alasannya yaitu memungkinkan adanya resistensi obat.


Prognosis Pada Penyakit Gonore

Prognosis umumnya tidak mengakibatkan bahaya jiwa. Namun, komplikasi berupa gangguan fungsi organ genital harus diwaspadai. Penyakit sanggup berulang bilamana faktor risiko tidak dilakukan perjuangan untuk menghindari.

Video Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Gonore di Puskesmas


Note:

Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Gonore di Puskesmas versi pdf dan powerpoint

buat kau yang ingin presentasi menggunakan materi artikel ini sanggup mengambil filenya di:
1. versi pdf : di sini
2. versi powerpoint : di sini

Terima kasih. Silahkan berkomentar atau bagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda. Simak aliran dan panduan lainnya di panduan dokter layanan primer.
Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas
Link Judul : Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas
Gobekasi Diagnosis Dan Tatalaksana Penyakit Gonore Di Puskesmas https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-diagnosis-dan-tatalaksana_27.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini