Gobekasi Intoleransi Makanan
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Intoleransi Makanan

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Masalah Kesehatan
Intoleransi kuliner ialah gejala-gejala yang terjadi akhir reaksi badan terhadap kuliner tertentu. Intoleransi bukan merupakan alergi makanan. Hal ini terjadi akhir kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk mencerna kuliner tertentu. Intoleransi terhadap laktosa gula susu, atau yang umum digunakan, terhadap distributor penyedap monosodium glutamat (MSG), atau terhadap antihistamin ditemukan di keju lama, anggur, bir, dan daging olahan. Gejala intoleransi kuliner kadang kala menyerupai dengan tanda-tanda yang ditemukan pada alergi makanan.

Anamnesis
Gejala-gejala yang mungkin terjadi ialah tenggorokan terasa gatal, nyeri perut, perut kembung, diare, mual muntah, atau sanggup disertai kram perut.

Faktor predisposisi
Makanan yang sering mengakibatkan intoleransi, seperti:
a.terigu dan gandum lainnya yang mengandung gluten
b. protein susu sapi
c. hasil olahan jagung.
d. MSG, dst 

Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Fisik
Pada investigasi fisik sanggup ditemukan nyeri tekan abdomen, bising usus meningkat dan mungkin terdapat tanda-tanda dehidrasi.

Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium: fungsi prankeas, asam empedu, toleransi laktosa dan xylose, absorbsi pankreas, absorbsi B12.

Diagnosis
Diagnosis Klinis
Diagnosis ditegakkan berdasar anamnesis, investigasi fisik, dan penunjang.

Diagnosis Banding
a. Pankreatitis
b. Penyakitt Chrons pada illeum terminalis
c. Sprue Celiac
d. Penyakit whipple
e. Amiloidosis
f. Defisiensi laktase
g. Sindrom Zollinger-Ellison
h. Gangguan paska gasterektomi, reseksi usus halus atau kolon 

Komplikasi
dehidrasi

Penatalaksanaan Komprehensif
Penatalaksanaan
a. Pembatasan nutrisi tertentu
b. Suplemen vitamin dan mineral
c. Suplemen enzim pencernaan

Rencana Tindak Lanjut
Setelah tanda-tanda menghilang, kuliner yang dicurigai diberikan kembali untuk melihat reaksi yang terjadi. Hal ini bertujuan untuk memperoleh penyebab intoleransi.

Konseling dan Edukasi
a. Keluarga ikut membantu dalam hal pembatasan nutrisi tertentu pada pasien.
b. Keluarga juga mengamati keadaaan pasien selama pengobatan.

Kriteria Rujukan
Perlu dilakukan konsultasi ke seorang jago penyakit kalau keluhan tidak menghilang walaupun tanpa terpapar.

Prognosis
Pada umumnya, prognosis tidak mengancam jiwa, namun fungsionam dan sanationamnya ialah dubia ad bonam alasannya ialah tergantung pada paparan terhadap kuliner penyebab.
Gobekasi Intoleransi Makanan Gobekasi Intoleransi Makanan
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Intoleransi Makanan
Link Judul : Gobekasi Intoleransi Makanan
Gobekasi Intoleransi Makanan https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-intoleransi-makanan.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini