Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Artikel ini akan membahas secara singkat ihwal kegunaan medis dari obat asiklovir. Umumnya asiklovir dimanfaatkan dalam pengobatan jerawat yang disebabkan oleh virus herpes simpleks dan oleh virus varicella zoster. Beberapa penyakit yang sanggup diakibatkan oleh virus ini adalah:

  • Herpes simpleks pada neonatus,
  • Infeksi mukokutan oleh HSV,
  • Herpes simpleks pada mata (keratitis) dan blefaritis (infeksi herpes simpleks kronis pada mata),
  • Herpes simpleks genital,
  • Herpes simpleks ensefalitis,
  • Varisela zoster atau cacar air, dan
  • Herpes zoster.


 Artikel ini akan membahas secara singkat ihwal kegunaan medis dari  gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir

Kegunaan Medis Obat Asiklovir Yaitu:

Pemanfaatan obat asiklovir di dunia kesehatan yaitu untuk mengobati penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simplex dan virus varicella zoster, termasuk di dalamnya yaitu:

  • Herpes simplex genital (dapat digunakan sebagai pengobatan dan pencegahan),
  • Neonatal herpes simplex (infeksi pada bayi gres melahirkan),
  • Herpes simplex labialis,
  • Herpes zoster,
  • Penyakit varicella zoster atau cacar air pada pasien dengan kondisi imunokompromais,
  • Herpes simplex ensefalitis (infeksi pada otak),
  • Infeksi HSV mukokutan akut pada pasien dengan kondisi imunokompromais,
  • Herpes simpleks keratitis dan herpes simplex blefaritis, dan
  • Pencegahan dari jerawat virus herpes pada pasien dengan kondisi imunokompromais (contoh: pasien sedang dalam kemoterapi).

Tetapi asiklovir secara oral tidak memperlihatkan adanya penurunan risiko rasa nyeri pada herpes zoster. Pada pasien dengan herpes pada mata, Obat asiklovir memperlihatkan keefektifan yang lebih bila dibandingkan dengan idoksuridin atau vidarabin pada pasien dengan herpes pada mata. Hal ini dilihat dari perbandingan tingkat keberhasilan mata yang sanggup disembuhkan.

Asiklovir secara intravena efektif dalam terapi penyakit yang parah yang diakibatkan oleh spesies yang berbeda dari famili herpesviridae. Infeksi ini termasuk jerawat lokal parah dari virus herpes, herpes genital parah, herpes ensefalitis, dan cacar air. Selain itu, obat ini juga bisa mengobati jerawat herpes yang bersifat sistemik, eksem yang diakibatkan herpes dan meningitis oleh lantaran herpes simpleks.

Penelitian yang dilakukan dari tahun 1980-an memperlihatkan adanya imbas dalam kurangnya jumlah dan durasi lesi oleh herpes jikalau obat ini diberikan pada tahap awal infeksi. Penelitian terbaru memperlihatkan adanya efektivitas dari penggunaan asiklovir topikal dalam mengurangi jumlah lesi pada jerawat tahap awal dan akhir.

Pada hasil percobaan, obat ini tidak memiliki imbas untuk mencegah transmisi HIV. Namun, obat ini bisa membantu memperlambat perkembangan HIV pada pasien-pasien yang tidak dalam terapi obat antiretroviral (ART). Temuan dari percobaan ini memperlihatkan akan pentingnya pengujian obat non-ART yang simple dan murah, menyerupai asiklovir dan kotrimoksazol, pada pasienn dengan HIV.

Kegunaan Medis Obat Asiklovir Pada Kehamilan

Asiklovir dikategorikan sebagai obat Kategori B. CDC telah menyebutkan bahwa asiklovir sanggup dipergunakan untuk herpes genitali yang rekuren. Pada jerawat HSV yang bersifat parah, asiklovir intravena sanggup dipakai.

Penelitian kepada mencit, kelinci, dan tikus (dengan takaran sebanyak 10 kali lebih besar dari yang digunakan untuk manusia) yang diberi selama masa organogenesis gagal memperlihatkan adanya keanehan pada bayi hewan-hewan tersebut. Studi kepada tikus yang diberi takaran sebesar 63 kali lebih tinggi dari takaran pada insan pada 10 hari masa gestasi memperlihatkan adanya anomali pada kepala dan ekor.

CDC memperlihatkan rekomendasi bahwa asiklovir ini digunakan untuk pengobatan varicella atau cacar air selama masa kehamilan, terutama selama trimester kedua dan ketiga.

Asiklovir juga diekskresikan ke ASI. Pemakaian pada perempuan yang menyusui dianjurkan dengan hati-hati. Dalam penelitian yaitu pengujian yang terbatas memperlihatkan bayi yang menyusui terpapar kira-kira 0,3 mg/ kgBB/ hari setelah pemakaian asiklovir oral pada sang ibu. Bilamana ibu memiliki lesi herpes di sekitar payudara, menyusui harus dihindari.

👦 Baca juga: Dosis Acyclovir Anak 👦
Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir
Link Judul : Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir
Gobekasi Kegunaan Medis Obat Asiklovir https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-kegunaan-medis-obat-asiklovir.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini