Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Bagi perempuan yang mempunyai niat untuk menggunakan kontrasepsi KB suntik, terlebih dahulu baca artikel singkat ini untuk memahami cara kerja dan imbas samping KB suntik.

 Bagi perempuan yang mempunyai niat untuk menggunakan kontrasepsi KB suntik gobekasi Pahami Tentang Cara Kerja dan Efek Samping KB Suntik
Ilustrasi KB suntik

KB suntik merupakan satu dari beberapa metode kontrasepsi. Secara umum cara kerja kontrasepsi KB suntik bekerja untuk mencegah terjadinya proses pembuahan dengan mencegah pertemuan antara sel sperma dan sel telur di dalam rahim. Metode lain yaitu dengan menghentikan produksi sel telur oleh ovarium. Nah, KB suntik ini bekerja dengan dua cara di atas.

Review Singkat Cara Kerja dan Efek Samping KB Suntik

Kandungan: Berisi Hormon Progesteron
Kandungan KB suntik berisi hormon progesteron. Hormon ini bekerja dengan cara mengentalkan lendir yang ada di ekspresi rahim. Pengentalan ini akan menghalangi sel sperma masuk ke dalam rahim.  Penting untuk diingat bahwa hormon progesteron yang disuntikkan ini sama dengan progesteron yang diseksresi oleh tubuh ketika perempuan sedang masa haid.

Cara Kerja Kontrasepsi KB Suntik

Pada ketika menggunakan KB suntik, maka kemungkinan tidak mengalami haid sanggup terjadi oleh sebab sifat hormon progesteron ini juga menghentikan sekresi dan pelepasan sel telur (ovulasi). Kondisi dinding rahim juga berefek menjadi lebih tipis sehingga walaupun ada sel telur yang berhasil dibuahi, maka dinding rahim tidak cocok untuk mendukung proses kehamilan.

Pemanfaatan KB suntik terbilang cukup efektif. Berdasarkan data, dari 1.000 perempuan yang aktif secara seksu al dan tidak menggunakan KB, maka dalam kurun waktu satu tahun ada sebanyak 800 orang yang hamil. Sementara, dalam 1.000 orang yang menggunakan metode KB suntik, dalam kurun waktu dua tahun jumlah yang hamil hanya sebanyak 2 sampai 60 orang.

Efek Samping Kontrasepsi KB Suntik

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan, jenis KB yang paling banyak digunakan oleh perempuan di Indonesia ialah jenis KB suntik. Selain sebab efektif, metode ini juga dipilih sebab alasan praktis. KB Suntik ini bisa berefek sampai sekitar 12-13 minggu. Oleh sebab itu tidak perlu memikirkan apakah sudah minum atau belum pil KB, atau memasang alat kontrasepi dulu sebelum berhubungan. Namun, perlu juga memahami imbas samping dari penggunaan KB suntik ini.

Efek samping pada penggunaan KB suntik yang selama ini sering terjadi ialah pertambahan berat badan, perdarahan yang tidak teratur, dan sanggup terjadi perubahan suasana hati dengan cepat. Beberapa pengguna mengeluhkan nyeri kepala dan sakit pada payudara, walaupun tidak muncul pada semua pengguna KB suntik. Efek ini kemungkinan dirasakan semenjak menerima suntikan sampai imbas obat KB suntik habis.

Selain itu, beberapa imbas samping lainnya yang patut diperhatikan dan mungkin terjadi sebab penggunaan KB suntik ini yaitu:

Kemungkinan Berkurangnya Kepadatan Mineral Tulang
Pada pengguna KB suntk, ada kemungkinan mempunyai potensi mengalami kehilangan kepadatan mineral tulang. Hal ini akan menaikkan risiko terjadinya osteoporosis. Banyak penelitian yang mendukung hal ini. Lebih parah lagi, kehilangan kepadatan mineral tulang ini membutuhkan waktu yag usang untuk sanggup pulih kembali.

Tidak Praktis untuk Subur Kembali
Efek samping metode suntik ini lainnya ialah pengguna tidak sanggup eksklusif merencanakan kehamilan sehabis mengakhiri pemakaian alat kontrasepsinya. Sebab, sehabis selesai menggunakan jenis KB ini, mungkin terjadi penundaan pemulihan kesuburan. Keadaan ini kira-kira memerlukan waktu beberapa bulan, bahkan lebih dari 10 bulan sehabis berhenti KB. Baru sehabis itu kembali subur yang ditandai akan adanya produksi sel telur. Jangka waktu pemulihan ini bisa berbeda-beda pada tiap individu. Bilamana Anda mempunyai planning untuk hamil kurun waktu satu tahun ke depan, penggunaan KB suntik dianggap kurang tepat.

Tidak Adanya Perlindungan Dari Iinfeksi Penyakit Menular
Banyak studi menunjukkan fakta bahwa KB hormonal menyerupai suntik, tidak bisa melindungi pengguna dari nanah penyakit menular. Bahkan risiko terjangkitnya HIV atau klamidia pada perempuan tetap ada. Malahan risiko ini cendrung meningkat, namun sayangnya penyebab cenderung meningkatnya risiko ini tidak diketahui secara pasti. Bisa saja kecenderungan ini dikarenakan faktor hormonal atau bisa saja oleh sebab faktor sikap para pemakai KB itu sendiri.

Berdasarkan beberapa informasi mengenai imbas samping KB suntk ini, maka sebaiknya para pemakai lebih waspada dan berhati-hati akan imbas samping yang timbul. Bilamana imbas samping tersebut dianggap mengganggu maka pertimbangkan untuk mencari metode kontrasepsi lainnya yang lebih sesuai dengan pengguna.
Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik
Link Judul : Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik
Gobekasi Pahami Wacana Cara Kerja Dan Efek Samping Kb Suntik https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-pahami-wacana-cara-kerja-dan.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini