Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat

Ndaru Im
Sunday, November 25, 2018

Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya | Di sekolah dasar tentu saja kau sudah berguru perihal bilangan dan sifat-sifatnya. Nah, kini kita akan berguru perihal pengertian bilangan bulat dan contoh soal bilangan bulat.

Akan tetapi sebelum kita membahas secara lebih lanjut perihal pengertian bilangan bulat, bahan pelajaran matematika tak akan terlepas dari yang namanya bilangan. Oleh alasannya itulah, dengan menguasai bahan bilangan bundar pun termasuk sangat penting tapi terkadang kita sering lupa menyerupai apa saja sih himpunan dari bilangan bundar itu sendiri.

Bilangan bundar yaitu suatu bilangan yang terdiri atas bilangan cacah dan bilangan negatifnya. Sedangkan untuk bilangan cacah yaitu bilangan yang diawali dari angka 0,1,2,3,4 (maksud dari titik-titik yaitu dan seterusnya hingga tak terhingga). Negatif dari bilangan cacah yaitu -1, -2, -3, -4, ... mengapa -0 tak dituliskan?? lantaran -0 = 0 jadi tak dituliskan sebagai negatif bilangan cacah.
 
 Di sekolah dasar tentu saja kau sudah berguru perihal bilangan dan sifat Gobekasi:  + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-jenis dan Contoh Soal Bilangan Bulat
Pengertian Bilangan Bulat
Jadi sanggup kita simpulkan bahwa komponen dari bilangan bundar yaitu.. -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, ... dari pengertian tersebut sanggup kita menyimpulkan bahwa bilangan bundar yaitu semua bilangan baik itu negatif atau positif termasuk juga nol dan nilai bilangan semakin ke kiri maka bilangan tersebut semakin kecil dan sebaliknya kalau semakin ke kanan maka maka bilangan tersebut semakin besar. Akan tetapi, ingat.. bahwa cuilan tak termasuk dalam bilangan bulat.

Pengertian Bilangan Bulat dan Contoh Soal Bilangan Bulat

Pengertian Bilangan Bulat


Sampai disini! sudah paham kan pengertian bilangan bulat?.

Lambang Bilangan Bulat


Bilangan bundar itu dilambangkan dengan memakai abjad "Z" (seperti gambar di atas) yang berasal dari bahasa jerman 'Zahlen' yang berarti 'Bilangan'.

Anggota Bilangan Bulat


Bilangan bundar terdiri atas 3 jenis anggota. Anggotanya sebagai berikut:

- Bilangan Bulat Positif

Bilangan bundar positif merupakan bilangan bundar yang letaknya berada di area sebelah kanan 0 (nol) pada garis bilangan bulat. Kaprikornus 1, 2, 3, 4, .. merupakan bilangan bundar positif.

- Bilangan bundar negatif.

Bilangan bundar negatif merupakan bilangan yang letaknya berada di area sebelah kiri 0 (nol) pada garis bilangan. Kaprikornus -1, -2, -3, -4, ... termasuk bilangan bundar negatif.

- 0 (nol)

Nol tak termasuk anggota bilangan bundar positif dan negatif. Dia bangun sendiri, sehingga anggota bilangan bundar yaitu bilangan bundar positif, nol dan bilangan bundar negatif.


Contoh Bilangan Bulat



Contoh bilangan bundar yang banyak digunakan dalam sehari-hari. Nah, berikut ini yaitu beberapa teladan bilangan bundar yang biasa kita pakai:

1. Untuk pengukuran suhu. Suhu di Kota Jakarta siang ini sebesar 24 derajat celcius sedangkan suhu di kutub utara -34 derajat celcius. Angka 24 dan -34 tersebut merupakan bilangan bulat.

2. Sebagai pengukur kedalaman laut. Jika kita menyatakan kedalaman 25 meter di bawah permukaan laut, maka yang ditulis yaitu -25 meter. Angka -25 merupakan bilangan bundar negatif.

3. Untuk menyatakan jumlah. Pernahkah adik-adik ke kebun binatang? Disana terdapat aneka macam binatang. Coba hitung berapa jumlah jerapah di kebun hewan tersebut? Misalkan jumlah jerapahnya 15 ekor. Maka angka 15 merupakan bilangan bundar positif.

Membandingkan Bilangan Bulat


Nah, kini kita berguru mengenai cara membandingkan bilangan bulat. Jika kita ingin membandingkan bilangan bundar maka kita sanggup membandingkan dengan cara melihat dari garis bilangannya. Semakin ke kanan maka semakin besar, kemudian sebaliknya kalau semakin ke kiri maka bilangan tersebut akan semakin kecil.


Untuk sanggup membandingkan dua bilangan bundar maka digunakan simbol sebagai berikut:

Simbol lebih dari ">"

Simbol ini dibaca “lebih dari”. Maka simbol ini menyatakan angka di sebelah kiri dari simbol “>” nilainya lebih besar dari angka di sebelah kanan simbol “>”. Contoh : 6 > 3 maka dibacanya yaitu 6 lebih dari 3.

Simbol kurang dari “<”

Simbol ini dibaca “kurang dari”. Maka simbol ini menyatakan angka di sebelah kiri simbol “<” nilainya lebih kecil dari angka di sebelah kanan simbol “<”. Contoh 7 < 9 maka dibacanya yaitu 7 kurang dari 9.

Simbol sama dengan “=”

Simbol ini dibaca “sama dengan” maka simbol ini menyatakan nilai angka disebelah kiri simbol “=” nilainya sama besar dengan angka disebelah kanan simbol “=”.

Membandingkan dua bilangan bundar bernilai besar
Untuk membandingkan dua bilangan bundar yang besar sangat repot sekali kalau kita memakai garis bilangan. Misal kita ingin membandingkan mana yang lebih besar antara 23.546 dengan 23.666 kalau dibentuk garis bilangannya akan sangat panjang sekali. Untuk mempermudah kalian membandingkan maka dibuatlah tabel berikut :


Dari tabel di atas kita sanggup membandingkan dua bilangan bundar bernilai besar menurut posisi dan nilai angkanya. Kaprikornus kita tidak perlu menciptakan garis bilangan yang sangat panjang sekali.

Contoh 1 :
Manakah yang lebih besar dari A = 6585467 dengan B = 6536588 ? Jelaskan.

Untuk menjawab soal ini pertama yang kita lakukan yaitu :

Menentukan posisi dari masing-masing angka.

Gampangnya begini, buat angka-angka tersebut menjadi urutan nilai uang.

Nilai A kalau diurutkan akan menjadi 6.585.467 dibaca enam juta lima ratus delapan puluh lima ribu empat ratus enam puluh tujuh.

Nilai B kalau diurutkan menjadi 6.536.588 dibaca enam juta lima ratus tiga puluh enam ribu lima ratus delapan puluh delapan.


Setelah diurutkan ternyata nilai A dan B sama-sama bernilai jutaan. Kaprikornus yang dilakukan selanjutnya yaitu mencari dimana posisi angka yang berbeda pertama kali dari kiri ke kanan.

- Posisi jutaan sama-sama mempunyai nilai 6
- Posisi ratusan ribu sama-sama mempunyai nilai 5
- Posisi puluhan ribu berbeda

Setelah dicari ternyata angka yang berbeda pertama kali yaitu angka 8 di posisi puluhan ribu pada A dan angka 3 di posisi puluhan ribu pada B. jadi yang berbeda yaitu angka 8 dan angka 3.

Selanjutnya tinggal melihat garis bilangan. Manakah yang lebih besar dari 8 dan 3?

Menurut garis bilangan angka 8 lebih besar dari angka 3, yang berarti nilai A lebih besar dari nilai B.

Maka Jawabannya yaitu A > B

Contoh 2 :

Rudi dan Sinta mempunyai dua bilangan yang berbeda. Rudi mempunyai bilangan yang terdiri dari  9 angka dengan susunan pqrstuvwx. Sedangkan Sinta mempunyai bilangan yang terdiri dari 8 angka dengan susunan pqrstuvw. Maka tentukanlah :

1. Bilangan siapakah yang lebih besar kalau kedua bilangan yaitu bilangan bundar positif? Jelaskan.

2. Bilangan siapakah yang lebih kecil kalau kedua bilangan termasuk bilangan bundar negatif?? Jelaskan.

Jawaban:

1. Dikarenakan pada kedua bilangan tersebut termasuk bilangan bundar positif maka bilangan Rudi ? Sinta. Karena Rudi lebih banyak angka penyusunnya. (Untuk bilangan bundar positif semakin banyak angka penyusunnya maka akan semakin besar nilainya).

2. Dikarenakan pada kedua bilangan termasuk bilangan bundar negatif, maka bilangan Rudi < Sinta. Karena Rudi itu lebih banyak angka penyusunnya. (Untuk bilangan bundar negatif semakin banyak angka penyusunnya maka semakin kecil nilainya.)


Info matematika perihal bilangan

Pada museum AShmoleandi Oxford, Inggris di sana terdapat sebuah tongkat kebesaran dari Raja Mesir yang pada waktu itu di dalamnya terdapat sebuah catatan mengenai 120.000 tawanan perang dan harta rampasan perang yang terdiri atas 400.000 lembu jantan dan 1.422.000 kambing.

Catatan yang telah diprediksi ditulis di tahun 3.400 SM ini telah memperlihatkan bukti bahwa pada zaman prasejarah terdahulu, insan sudah berguru menulis perihal angka-angka dalam skala besar-besar.

Tentu saja, permulaan penggunaan angka telah jauh sebelum bangsa Mesir menggunakannya.
Manusia primitif yang hidup di dalam gua-gua tentu saja tak terlalu membutuhkan banyak hal mengenai matematika atau ilmu berhitung untuk tetap sanggup mempertahankan hidupnya dan melestarikan keturunannya, lantaran semua kebutuhan hidupnya sudah terpenuhi dari alam di sekitarnya.

Akan tetapi, kalau seseorang sudah mengumpulkan hewan ternaknya menjadi daerah ternak atau satu keluarga mulai melaksanakan korelasi sosial bersama dengan keluarga yang lain maka mereka butuh memutuskan "berapakah yang menjadi milik si A dan berapa milik si B"

Pada awalnya untuk memenuhi kebutuhan ini, insan sudah cukup bila mempergunakan suatu konsep menyerupai sedikit, beberapa, atau banyak, namun lama-kelamaan diharapkan bagi mereka untuk mempunyai alat ukur yang niscaya dalam memilih “seberapa banyak”. Nah, dari situlah, orang mulai berguru menghitung dan inilah awal dari Matematika (Ilmu Hitung).

Demikianlah gosip perihal pengertian bilangan bundar dan teladan soal bilangan bulat. Semoga gosip ini sanggup memperlihatkan manfaat kepada anda, terutama bagi anda para pelajar yang mempelajari perihal bilangan bulat.
Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat
Link Judul : Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat
Gobekasi: + Pengertian Bilangan Bulat, Jenis-Jenis Dan Teladan Soal Bilangan Bulat https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-pengertian-bilangan-bulat.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini