Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya

Ndaru Im
Saturday, November 24, 2018

Fermentasi Alkohol - Secara etimologi, pengertian fermentasi berasal bahasa latin yakni dari kata "fervere" atau "mendidih.

Sedangkan secara terminologi, bahwa fermentasi ialah menggambarkan agresi ragi pada ekstrak buah selama pembuatan minuman beralkohol. Hal itu didasarkan pada tahapan proses fermentasi yang sebelumnya. 

Selain itu, pengertian Fermentasi ialah suatu cara untuk mengubah substrat menjadi produk tertentu yahg dikehendaki dengan adanya derma dari Mikroba. 

Selain itu berdasarkan Muchtadi dan Ayustaningworno (2010) menyampaikan bahwa defini fermentasi secara teknik mempunyai arti bahwa fermentasi ialah sebagai suatu proses oksidasi anaerobik atau partial anaerobik karbohidrat yang menghasilkan alkohol serta beberapa asam, akan tetapi banyak proses fermentasi memakai subtrak protein dan lemak.

Sedangkan pengertian fermentasi berdasarkan para andal yang lainnya contohnya berdasarkan Suprihatin (2010) bahwa yang dimaksud dengan Fermentasi ialah suatu proses perubahan kimia pada suatu substrat organik melalui acara enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme.

Tidak hanya itu, fermentasi sanggup diketahui dengan berdasarkan pada karakteristik atau ciri-ciri fermentasi. Ada beberapa landasan untuk mengetahui bahwa suatu produk makanan atau minuman tersebut ialah hasil fermentasi diantaranya berkaca pada Fermentasi terjadi ke dalam proses glikolisis. 

Selain itu, Energi (ATP) yang terbentuk lebih sedikit bila dibandingkan dengan Respirasi Aerob dan Terjadi pada organisme yang tidak membutuhkan oksigen bebas, ex: kuman dan protista yang hidup di rawa, lumpur atau tempat-tempat lain yang tidak mengandung oksigen. Bahkan sanggup diketahui dengan Tidak terjadi penyaluran elektron ke siklus krebs dan transpor electron.

Sebagaimana manfaat fermentasi yang besar dalam kehidupan masyarakat, fermentasi telah menjadi suatu proses yang bertujuan mengendalikan pertumbuhan mikroba, mempertahankan gizi yang dikehendaki dan membuat kondisi kurang memadai untuk mikrobia kontaminan.

Selain dari pada itu, fermentasi juga dibedakan antara tiga jenis yakni fermentasi alkohol, fermentasi asam laknat dan fermentasi asam cuka. Salah satu topik yang menjadi pembahasan kali ini, ialah mengenai fermentasi alkohol. 

Sejarah Fermentasi Alkohol: Asal Muasal Fermentasi Alkohol 

Dalam sejarahnya, Fermentasi alkohol pertama kali dipelajari oleh andal kimia bangsa Perancis yang dikenal dengan nama Lavoiser. 

Penemuan fermentasi alkohol itu terjadi pada tahun 1789. Lovoiser mempelajari fermentasi alkohol pertama kali terjadi secara alami. 

Hal ini didasarkan pada produksi etanol oleh mikrobia selama proses fermentasi pada substrat gula atau materi berpati telah ada semenjak zaman dahulu kala. 

Macam-macam jenis makanan dan minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi telah usang dikenal dan digemari oleh masyarakat.

Walaupun pada awalnya alkohol hanya dikenal oleh masyarakat umum sebagai minuman dengan konsentrasi etanol relatif rendah sesuai dengan etanol yang dihasilkan selama fermentasi, apa lagi bila bukan pada anggur maupun bir. 

Pengertian Fermentasi Alkohol: Apa Yang Dimaksud Dengan Fermentasi Alkohol? 

Pengertian fermentasi alkohol ialah suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) dan karbondioksida dimana organisme yang berperan ialah Saccharomyces cerevisiae (fermen) yang bermanfaat dalam memproduksi tape, roti atau minuman keras. Reaksi kimia yang terjadi dalam fermentasi alkohol C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP.

Menurut Wikipedia bahwa fermentasi etanol disebut juga fermentasi alkohol. Arti fermentasi alcohol menurut wikipedia ialah suatu proses biologi di mana gula contohnya sukrosa, glukosa dan fruktosa diubah ke dalam bentuk energi seluler dan juga menghasilkan etanol dan karbon dioksida sebagai produk sampingannya. 

Dalam proses membuat fermentasi alkohol ini tidak membutuhkan oksigen, melainkan khamir (Saccharomyces cerevisiae) yang melakukannya. Proses itu sehingga fermentasi etanol digolongkan sebagai respirasi anaerob. 

Diketahui dari hasil proses membuat fermentasi alkohol atau Fermentasi etanol dipakai pada pembuatan minuman beralkohol dan materi bakar etanol, juga dalam menyebarkan gabungan roti.

Dalam proses sebagai reaksi kimia yang terjadi dalam fermentasi alkohol atau fermentasi etanol ibarat dengan proses yang terjadi pada fermentasi asam laktat. Diketahui fermentasi alkohol merupakan jalur respirasi anaerob. 

Perbedaan fermentasi alkohol dan fermentasi asam laknat terletak pada pengolahan dua asam piruvat hasil glikolisis. Sebagaimana klarifikasi diatas bahwa Fermentasi alkohol menghasilkan senyawa alkohol (etanol) sebagai produk tamat dalam reaksinya. 

Fermentasi alkohol terjadi pada kelompok khamir mirip yang disebutkan diatas yang juga disebut dengan jamur uniseluler diantaranya beberapa tumbuhan, alga, dan bakteri. 

Pada proses fermentasi alkohol, Energi yang dihasilkan pada fermentasi alkohol juga sama dengan fermentasi asam laktat. 

Organisme yang melalui jalur demikian sebagai reaksi penghasilan energi tersebut, dimanfaatkan untuk memfermentasi makanan atau minuman dari karbohidrat untuk menghasilkan alkohol contohnya contoh-contoh yang dihasilkan dari fermentasi alkohol yang bermanfaat bagi masyarakat diantaranya tape, tuak, sake, bir, wine, dan lainnya. 

Proses Tahapan Membuat Fermentasi Alkohol 

Sekedar diketahui bahwa Alkohol ialah senyawa kimia dengan ciri khas dan rasa yang memperlihatkan kenikmatan. Selain itu, terdapat sifat lain dari alkohol mirip bermanfaat dalam menghilankan kesadaran dan sanggup memperlihatkan rasa hangat. Proses tahapan sebagai cara membuat fermentasi alkohol adalah

a. Glikolisis

Tahapan pertama dalam membuat fermentasi alkohol ialah glikolisis. Maksud dalam hal ini dimana reaksi perombakan glukosa yang berlangsung di dalam sitoplasma menghasilkan 2 molekul asam piruvat, 2 ATP, dan 2 NADH. 

Tahapan glikolisis pada fermentasi alkohol ialah sama mirip fermentasi asam laktat ataupun pada respirasi aerob. 

Dalam tahapan glikolisis terdapat reaksi yang melibatkan enzim – enzim respirasi, dan akan menghasilkan dua molekul asam piruvat sebagai senyawa berkarbon tiga sebagai substrat untuk reaksi berikutnya.

b. Reduksi Asam Piruvat

Sedangkan untuk tahap kedua dikenal dengan reduksi asam piruvat. Maksud dari reaksi ini, dimana dua asam piruvat hasil dari glikolisis akan direduksi menjadi dua molekul asetaldehil. 

Reaksi demikian melibatkan enzim piruvat dekarboksilase. Asam piruvat akan dirombak menjadi suatu senyawa berkarbon dua yang dikenal dengan asetaldehid, dan karbondioksida (senyawa berkarbon satu). 

Hal itu sehingga dalam reaksi reduksi asam piruvat ini yang terjadi di sitoplasma akan dihasilkan dua molekul karbondioksida yang akan dibebasakan ke udara. Sementara dua molekul asetaldehid akan menjadi substrat untuk reaksi berikutnya.

c. Reduksi Asetaldehid

Sedangkan tahapan terakhir sebagai proses cara membuat fermentasi alkohol ialah reduksi asetaldehid. Dua molekul asetaldehid akan direduksi menjadi dua molekul etanol yang dikatalisis oleh alkohol dehidrogenase. 

Enzim tersebut akan memecah NADH menjadi ion NAD dan ion hidrogen. Ion hidrogen diharapkan untuk pembentukan etanol (alkohol). Dengan demikian, senyawa NADH berperan sebagai donor elektron sementara asetaldehid ialah penerima elektron. 

Hasil tamat dari reaksi ini ialah terbentuknya dua molekul alkohol (etanol) dan dua molekul karbondioksida.

Reaksi Kimia Fermentasi Alkohol Menggunakan Glukosa

Persamaan reaksi di bawah ini akan meringkas fermentasi melalui glukosa (rumus kimianya C6H12O6). Satu mol glukosa diubah menjadi 2 mol etanol dan 2 mol karbon dioksida:

C12H22O11 +H2O + invertase →2 C6H12O6
C6H12O6 + Zymase → 2C2H5OH + 2CO2

C2H5OH ialah rumus kimia untuk etanol.

Erlenmeyer dipakai dalam fermentasi bioetanol dari jerami. Sebelum dilakukan fermentasi, satu molekul glukosa dipecah menjadi 2 molekul piruvat. Proses ini dikenal dengan nama glikolisis. Berikut ini ialah persamaan reaksi untuk glikolisis:

C6H12O6 + 2 ADP + 2 Pi + 2 NAD+ → 2 CH3COCOO− + 2 ATP + 2 NADH + 2 H2O + 2H+

Rumus kimia dari piruvat ialah CH3COCOO−. Pi ialah fosfat anorganik. Seperti yang ditunjukkan dalam persamaan reaksi di atas, proses glikolisis akan mereduksi 2 molekul NAD+ menjadi NADH. 

Dua molekul ADP juga akan diubah menjadi 2 molekul ATP dan 2 molekul air melalui fosforilasi level-substrat. 
 pengertian fermentasi berasal bahasa latin yakni dari kata  Gobekasi:  Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya
Ilustrasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya

Demikianlah isu mengenai Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat, Proses Cara Membuatnya. Semoga isu ini sanggup bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya
Link Judul : Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya
Gobekasi: Pengertian Fermentasi Alkohol, Manfaat & Proses Cara Membuatnya https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-pengertian-fermentasi-alkohol.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini