Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya

Ndaru Im
Sunday, November 25, 2018

Apa itu Masyarakat Multikultural?.. Menyimak mengenai judul informasi pada kali ini, penulis mengira bukanlah hal yang sulit untuk kita selesaikan atau kita ketahui. Secara bahasa dalam informasi kali ini yakni Masyarakat Multikultural, bukanlah sesuatu yang rumit untuk kita sederhanakan.

Terlebih lagi, kita sebagai seseorang yang berada ataupun terikat dalam masyarakat, hanya perlu melihat atau memahami kondisi sekitar kita untuk mengetahui masyarakat multikultural, baik secara pengertian masyarakat multikultural, ciri-ciri, karakteristik masyarakat multikutral, dan faktor yang mempengaruhi terbentuknya masyarakat multikultural.

Namun apa iya hal dipikiran kita sesuai dengan apa yang kita maksud dengan masyarakat multikultural?

Pertanyaan demikian,  ditujukan biar sanggup memahami masyarakat multikultural terlebih dahulu dan lalu menilai kondisi kita berada. Terlebih dalam pembahasan masyarakat multikultural pada kali ini, terdapat point yang menunjukan faktor-faktor terbentuknya masyarakat multikulural.

Tidak hanya itu, kita juga akan membahas ciri-ciri ataupun karakteristik dalam masyarakat multikultural yang juga membantu kita untuk melihat banyak sekali sudut pandang dalam memahami atau mengaplikasikan bentuk informasi ini dalam menilai lingkungan sekitar kita berdasarkan ciri, ataupun sifat yang dilakukan.

Pengertian Masyarakat Multikultural: Apa itu Masyarakat Multikultural? 

Secara sederhana, pengertian masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa dan budaya.  Dalam masyarakat, terdiri atas banyak sekali kelompok yang mempunyai karakteristik, ciri-ciri ataupun banyak sekali kultural yang dimilikinya. Perbedaan karakteristik atau ciri-ciri tersebut berkaitan dengan latar belakang, atau tingkat diferensiasi dan stratifikasi sosial. Hal demikian disebut dengan masyarakat multikultural. 

Masyarakat Multikultural disusun atas tiga kaya yakni Masyarakat, Multi, dan juga Kultural. "Masyarakat". Pengertian Masyarakat yaitu suatu kesatuan hidup insan yang saling berinteraksi sesuai sistem susila istiadat tertentu yang bersifat terus menerus dan berdasarkan rasa toleransi bersama. 

Sedangkan kata "Multi" berarti banyak atau sanggup didefinisikan beranekaragam, lalu kata "Kultural" secara sederhana, didefinisikan sebagai "Budaya". Kaprikornus secara terminologi, pengertian masyarakat multikultural yaitu suatu masyarakat yang mempunyai anekaragam struktur kebudayaan. 

Selain dari pada itu, Multikultural sanggup didefinisikan atau diartikan dimana pengertian multikultural yaitu sebagai keragaman atau perbedaan terhadap suatu kebudayaan dengan kebudayaan lainnya. Sehingga masyarakat multikultural yaitu sebagai kelompok insan yang mempunyai tempat tinggal dengan banyak sekali kebudayaan dan ciri khas tersendiri yang membedakan masyarakat satu dengan yang lainnya. 

Pengertian Masyarakat Multikultural Menurut Para Ahli 

Bukan sesuatu hal yang biasa, ketika seluruh pihak termasuk para andal ikut serta memperlihatkan gagasan, konsep, dan pandangannya terkait masyarakat multikultural, ditengah kemajemukan atau kenanekaragaman masyarakat baik di Indonesia maupun didunia yang terdiri atas banyak sekali suku, bahasa dan budaya yang membentuk sikap untuk bersatu membentuk masyarakat ditengah perbedaan budaya yang dimilikinya. 

Hal ini, sehingga pengertian masyarakat multikultural berdasarkan para andal banyak memperlihatkan pemahaman kepada seluruh masyarakat untuk tahu walaupun secara sederhana menyerupai pengertian masyarakat multikultural. Adapun pengertian masyarakat multikultural berdasarkan para andal yaitu sebagai berikut..

1. Pengertian Masyarakat Multikultural Menurut J.S. Furnivall
Menurut Furnivall yang mengungkapkan definisi masyarakat multikultural yang menurutnya bahwa pengertian masyarakat multikultural yaitu suatu masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri, tanpa adanya kontak satu sama lain dalam kehidupan politik. 

2. Pengertian Masyarakat Multikultural Menurut Clifford Geertz 
Menurut Clifford Geertz bahwa pengertian masyarakat multikultural yaitu masyarakat yang terbbagi ke dalam subsistem yang lebih kurang bangun dan masing-masing dari subsistem tersebut terikat oleh ikatan primordial. 

3. Pengertian Masyarakat Multikultural J. Nasikun 
Menurut J. Nasikun bahwa pengertian masyarakat multikultural yaitu sifat beragam secara struktural mempunyai subkebudayaan yang bersifa deverse yang ditandai oleh kurang berkembangnya sistem nilai yang disepakati oleh seluruh anggota masyarakat dan juga sistem nilai dari  kesatuan sosial yang kerap memunculkan konflik sosial. 

4. Pengertian Masyarakat Multikultural Menurut Parekh 
Menurut Parekh yang dikutip dari Azra 2007 bahwa definisi masyarakat multikultural yaitu masyarakat yang terdiri dari bermacam-macam komunitas budaya dengan segala manfaat dan sedikit perbedaan yang ada dalam konsep dunia, sistem makna, nilai, bentuk organisasi, sejarah, susila istiadat, dan kebiasaan yang ada. 

Ciri-Ciri Masyarakat Multikultural 

Sebagai suatu masyarakat yang mempunyai karakteristik akan budaya dan corak berpikir. Masyarakat multikultural sanggup diketahui dengan evaluasi atau pandangan dalam mengetahuinya yang disebut dengan ciri-ciri masyarakat multikultural. 

Ciri-ciri masyarakat multikultural merupakan sebuah pijakan atau dasar dalam menilai dan memilah di suatu masyarakat untuk mengetahui benar adanya masyarakat multikultural di tempat tersebut. Ciri-ciri masyarakat multikultural yaitu sebagai berikut.. 
  • Memiliki strutktur budaya lebih dari satu 
  • Nilai-nilai dasar yaitu janji bersama yang sulit berkembang
  • Struktur sosial bersifat nonkomplementer 
  • Terjadi dominasi ekonomi, politik dan sosial budaya 
  • Proses integrasi berlangsung lambat 
  • Terjadi konflik-konflik sosial yang berbau SARA. 

Sifat-Sifat Masyarakat Multikultural 

Menurut Pierre L. Van den Berghe yang memperlihatkan sumbangsih pemikirannya terkait sifat-sifat masyarakat multikultural. Adapun sifat-sifat masyarakat multikultural yaitu sebagai berikut.. 
  • Terjadi segmentasi dalam bentuk kelompok sub kebudayaan berbeda satu sama lain. 
  • Mempunyai struktur sosial yang terbagi dalam forum bersifat nonkomplementer
  • Kurang menyebarkan konsesnsus di antara anggota terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar 
  • Terdapat integrasi sosial yang tumbuh berdasarkan paksaan dan saling ketergantungan dalam bidang ekonomi.
  • Terdapat dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok lainnya. 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terbentuknya Masyarakat Multikultural 

Terdapat faktor yang mempengaruhi terbentuknya masyarakat multikultural, dimana masyarakat demikian tidak seketika itu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Ada beberapa penyebab yang melatar belakangi masyarakat multikultural lahir dan terbentuk dalam masyarakat. Beberapa hal tersebut sanggup dilihat dibawah ini.. 

1. Faktor Sejarah 
Indonesia sebagai negara dengan SDA yang melimpah khususnya rempah-rempah, mengundang banyak sekali negara absurd untuk ikut berdagang. Namun, ditengah melimpahnya dan terbukanya banyak sekali peluang dalam menguasai SDA Indonesia, negara absurd tersebut menyerupai Portugis, Belanda, Inggris dan juga jepang ikut menjajah dan menetap dalam kurung waktu yang usang dan bahkan ada yang menikah di Indonesia. Kondisi demikian sehingga menjadikan kekayaan budaya dan ras di Indonesia sebagai cikal bakal lahirnya masyarakat multikultural. 

2. Faktor Pengaruh Kebudayaan Asing
Globalisasi yaitu proses penting dalam penyebaran budaya di masyarakat dunia khususnya di Indonesia. Indonesia sebagai negara dengan sistem demokrasi, dengan keterbukaannya membuat masyarakat gampang mendapatkan budaya yang tiba walaupun terjadi goresan ataupun benturan budaya lokal. 

3. Faktor Geografis
Tidak hanya kaya akan Sumber Daya Alam, Indonesia juga mempunyai letak geografis yang diapit oleh dua benua dan dua samudra sehingga Indonesia merupakan jalur perdagangan internasional. Jalur perdagangan demikian, negara absurd berlomba-lomba tiba ke Indonesia demi tujuan berdagang contohnya Cina, Arab dan India dan negara-negara Eropa. Kondisi demikian menambah budaya yang masuk ke Indonsia sanggup terbentuk dan lahirnya masyarakat multikultural. 

4. Faktor Fisik dan Geologi 
Indonesia, dengan struktur geologinya  sanggup dilihat Indonesia berada diantara 3 lempeng yakni Asia, Australia dan Pasifik. Kondisi ini membawa tanda-tanda bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai tipe geologi. Mulai dari tipe Asiatis, Australia dan Peralihan.

Kondisi pulau tersebut, maka membuat kehidupan masyarakat tinggal di pulau berbeda satu sama lain sesuai dengan kondisi masing-masing dari pulau. Ketika masyarakat tersebut tinggal di pulau yang kecil maka akan kesulitan sumber daya. Berbeda engan pulau yang besar. Hal demikian membuat kebudayaan di setiap pulau berbeda. 

5. Faktor Agama 
Agama sebagai kepercayaan dan pandangan dunia yang turut serta membentuk interaksi antara insan dalam suatu tatanan kehidupan, juga sebagai simbol dan sejarah yang memperkuat insan dalam hukum sesuai dengan kitab suci. Diketahui pula bahwa dalam dunia ini ataupun di Indonesia terdiri atas banyak sekali negara, hal demikianlah yang menjadikan faktor agama sebagai faktor yag menjadikan lingkungan masyarakat multikultural. 

6 Faktor Iklim 
Kondisi geografis, iklim dan cuaca yang berbeda-beda memperlihatkan efek terhadap contoh sikap individu yang menetap sampai menyesuaikan diri atau menyesuaikan diri dengan iklim yang ada. 

7. Faktor Keanekaragaman RAS 
RAS merupakan sistem pembagian terstruktur mengenai untuk mengelompokkan insan berdasarkan ciri-ciri fisik, asal-usul geografis dll. Istilah demikian sering dipakai pada sifa biologis atau konstruk sosial. Para antropolog dan ilmuwan, istilah RAS dipakai untuk membahas perbedaan genetika. Sedangkan sejarawan dan ilmuwan sosial bahwa RAS sebagai kategori kebudayaan. Perbedaan demikian menjadi faktor yang melatar belakangi munculnya masyarakat multikultural. 

Jenis-Jenis Masyarakat Multikultural 

Masyarakat Multikultural sanggup diklasifikan dalam macam-macam bentuk. Demikian adanya, kompleksitas masyarakat multikultural dibutuhkan suatu penyederhaan dalam menelaah bentuk-bentuk masyarakat multikultural dalam masyarakat atau dalam suatu daerah. 

Hal demikian sehingga macam-macam masyarakat multikultural merupakan suatu bentuk penyederhaan dalam bermacam-macam budaya di masyarakat. Adapun macam-macam masyarakat multikultural diklasifikasikan berdasarkan kekuatannya dan juga berdasarkan kecenderungan perkembangan dak praktik multikulturalismenya. 

1. Berdasarkan Kekuatannya 
Berikut jenis-jenis masyarakat multikultural berdasarkan kekuatannya.. 
  • Masyarakat dengan kompetisi seimbang
  • Masyarakat dengan mayoritas lebih banyak didominasi (mayoritas yang mendominasi) 
  • Minoritas lebih banyak didominasi (kelompok kecil yang mendominasi) 
  • Fragmentasi, masyarakat yang terdiri atas banyaknya kelompok kecil dan tidak adanya yang mendominasi. 
2. Berdasarkan Kecenderungan Perkembangan dan Praktik Multikulturalisme 
  • Multikulturalisme Isolasionis. Jenis masyarakat multikultural ini diartikan sebagai kelompok masyarakat multikultural yang menjalankan kehidupan secara otonom dengan interaksi antar kelompok yang minimal satu sama lain. 
  • Multikulturalisme Akomodatif. Jenis masyarakat multikultural yang diartikan sebagai suatu masyarakat yang mempunyai kultur lebih banyak didominasi yang membuat pembiasaan tertentu bagi kaum minoritas. Masyarakat multikultural tersebut memperlihatkan kebebasan bagi kaum minoritas untuk mempertahankan kebudayaan mereka. 
  • Multikultural Otonomis. Jenis masyarakat multikultural ini yaitu kehidupan masyarakat yang hidup bersama berusaha membuat kesetaraan budaya mereka. 
  • Multikulturalisme Kritikal atau Interaktif. Jenis demikian merupakan kelompok yang tidak fokus terhadap kehidupan kultural otonom, melainkan lebih kepada membuat kultur kolektif yang mencerminkan dan menegaskan perspektif masing kelompok masyarakat. 
  • Multikulturalisme Kosmopolitan. Jenis yang berusaha menghilangkan batas kultural dalam kehidupan mereka sehingga sanggup tercipta masyarakat di setiap individu yang tidak terikat kepada budaya tertentu.

Dampak Masyarakat Multikultural 

Masyarakat Multikultural yang lahir ditengarai sebagai bentuk kecenderungan akan primordialisme, ethnosentrisme dan pedoman lainnya untuk mengubah demikian dengan proses integrasi sosial dan lebih fundamental kepada pada relativisme budaya sehingga terbentuk masyarakat multikultural walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi sesuatu perbedaan didalamnya. 

Terbentuk dan terjadinya masyarakat multikultural, tentu akan mempunyai akibat, manfaat ataupun dampak baik dampak konkret maupun negatif terlebih juga masyarakat multikultural sebagaimana klarifikasi diatas tidak menutup kemungkinan terjadinya perbedaan.

Sehingga sebagai proses integrasi sosial tentu membawa sebuah perubahaan yang sanggup berakibat atau berdampak di masyarakat. Adapun dampak masyarakat multikutural yaitu sebagai berikut..

1. Dampak Positif Masyarakat Multikultural 
  • Dengan adanya keanekaragaman budaya, suku, ras, dan lainnya yang berbeda membuat masyarakat sanggup lebih terbuka ketika menjalin kekerabatan sosial.
  • Memberikan ikatan berpengaruh ketika harus mendapatkan kekurangan dari masing-masing kelompok yang ada di masyarakat.
  • Bisa saling membagi banyak sekali ilmu pengetahuan serta menghargai antara satu budaya dengan budaya lainnya. Sehingga memperlihatkan jikalau perbedaan tersebut bukanlah pembatas dari terjalinnya sebuah hubungan.
2. Dampak Negatif Masyarakat Multikultural 
  • Hadirnya sikap fanatik bahkan ekstrim ketika mendukung sebuah kelompok tertentu.
  • Adanya politik pedoman yang mana lebih mementingkan kemajuan dari sebuah kelompok tetrentu di dalam bidang politik.  
  • Muncul sikap primordialisme, yang mana memegang teguh sebuah hal yang dibawanya sejak lahir, entah itu mengenai tradisi, kepercayaan, dan lainnya. 
  • Memicu konflik, merupakan hal yang masuk akal jikalau di dalam masyarakat multikultural mengalami bermacam-macam konflik yang hadir dikarenakan adanya keanekaragaman yang ada.
  • Muncul sikap etnosentrisme, pandangan yang beradasar pada masyarakat serta kebudayaan yang dianutnya, sehingga sanggup berdampak merendahkan kelompok lainnya.

 Menyimak mengenai judul informasi pada kali ini Gobekasi:  Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya
Ilustrasi Masyarakat Multikultural
Demikianlah informasi berdasarkan masyarakat multikultural. Semoga informasi ini sanggup bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya
Link Judul : Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya
Gobekasi: Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Karakteristik, Faktor, Sifat & Dampaknya https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-pengertian-masyarakat.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini