Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal

Ndaru Im
Sunday, November 25, 2018

Secara etimologi, bahwa pengertian modal atau harta dalam bahasa arab disebut dengan al-amal (mufrad tunggal) atau al-amwal (jamak). Sedangkan untuk secara harfiah, al-amal atau harta yakni segala sesuatu yang engkau miliki. 

Adapun dalam istilah syar'i, harta atau modal mempunyai pengertian bahwa modal yakni sebagai segala sesuatu yang dimanfaatkan dalam perkara yang legal berdasarkan syara' (hukum islam) contohnya bisnis, konsumsi, hibah dan pinjaman. 

Sehingga pengertian moda dalam konsep ekonomi islam yakni semua harta yang bernila dlaam pandangan syar'i yang acara insan ikut berperan serta dalam perjuangan produksinya demi tujuan pengembangan. 

Sedangkan dalam bahasa Inggris, pengertian modal secara etimologi diartikan sebagai capital. Capital yang mengandung arti sebagai barang yang dihasilkan oleh alam atau buatan insan yang diharapkan bukan untuk memenuhi secara eksklusif cita-cita insan akan tetapi untuk membantu dalam memproduksi suatu barang lain yang sanggup memenuhi kebutuhan setiap insan baik itu secara eksklusif dan bisa menghasilkan suatu keuntungan. 

Pengertian Modal Menurut Para Ahli

Selain itu, terdapat pengertian atau definisi modal yang disampaikan oleh para ahli. Tentu salah satu pijakan kita yakni teori-teori yang dikemukakan oleh para jago salah satunya mengenai pengertian modal. Adapun pengertian modal tersebut berdasarkan para jago yakni sebagai berikut.. 

1. Pengertian Warren, Reeve dan Philip (2005:5)
Menurut Warren, Reeve dan Philip bahwa pengertian modal atau ekuitas pemegang saham yakni jumlah total dari dua sumber utama ekuitas saham, yaitu modal disetor dan keuntungan ditahan. 

2. Pengertian Modal Menurut Mayo (2004:188) 
Menurut mayo bahwa pengertian modal yakni "A variety of debt instrument to tap the funds of investor who purchase debt securities, there are only two types of stock; preferred stock and common stock." 

3. Pengertian Modal Menurut Agustin (2006:2) 
Menurut Agustin bahwa pengertian modal yakni sebagai kekuasaan untuk menggunakan barang-barang modal. 

4. Pengertian Modal Menurut Akuntansi Indonesia 
Menurut Akuntansi Indonesia bahwa pengertian modal yakni (1) modal pecahan hak milik perusahaan yaitu selisih antara aktiva dan kewajiban yang ada dengan demikian tidak merupakan nilai jual perusahaan, (2) Pada dasarnya modal berasal dari investasi pemilik dan hasil perjuangan perusahaan, modal akan berkurang khususnya dengan adanya penarikan kembali penyertaan oleh pemilik, pembagian deviden dan kerugian yang diderita, (3) penambahan modal disetor lazim dicatat berdasarkan, a. Jumlah uang yang diterima, b. besarnya kerugian yang ditimbulkan atau hutang yang dibatalkan. 

5. Pengertian Modal Menurut Brigham (2006:62)
Menurut Brigham (2006:62) bahwa pengertian modal yakni jumlah dari utang jangka panjang, saham preferen, dan ekuitas saham biasa, atau mungkin juga dari pos-pos tersebut dengan plus utang jangka pendek yang dikenakan bunga. 

6. Pengertian Modal Menurut Standar AKuntansi Keuangan 
Menurut Standar Akuntansi Keuangan (IAI, 2007:9) bahwa pengertian modal yakni hak residual atau asset perusahaan sesudah dikurangi semua kewajiban. 

7. Pengertian Modal Menurut Riyanto 
Menurut Riyano (2001:17) bahwa pengertian modal adaah hasil produksi yang dipakai untuk memproduksi lebih lanjut. Dalam perkembannya berubah yang bersifat non physical oriented yaitu lebih ditekankan kepada nilai daya beli, kekuasaan menggunakan atau menggunakan hal yang terkandung dalam barang-barang modal. 

8. Pengertian Modal Menurut KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa pengertian modal yakni uang yang dipakai sebagai pokok (induk untuk berdagang; harta benda (uang, barang) yang dipergunakan dalam menghasilkan sesuatu yang bisa menambah kekayaan dan sebagainya. 

Sumber-Sumber Modal 

Ditinjau dari asalnya, Berdasarkan pendapat Sjahrial (2009:18) bahwa sumber modal dibedakan menjadi sumber modal internal dan sumber modal eksternal. Pengertian sumber modal internal yakni sumber modal yang berasal dari dalam perusahaan (internal financing) sedangkan pengertian sumber modal eksternal adalah sumber modal yang asal muasalnya dari luar perusahaan atau external financing). 

1. Sumber Internal 
Sumber Internal yakni modal yang dihasilkan dari dalam perusahaan. Sumber internal ini sanggup berasal dari keuntungan yang dtahan dan akumulasi penyusutan, bergantung dari besarnya keuntungan itu sendiri yang diperleh selama periode tertentu yang bergantung dari besarnya keuntungan yang diperoleh selama periode tertentu dan tergantung kepada kebijakan dividen perusahaan tersebut. Sedangkan bagi akumulasi penyusutan yang dibuat dari penyusutan, tiap tahunnya, beragantung dari metode penyusutan yang dipakai oleh perusahaan tersebut. 

2. Sumber Eksternal 
Sumber eksternal yakni sumber yang berasal dari luar perusahaan atau dana yang diperoleh dari para kreditur ataupun dari pemegang saham yang sanggup ambil pecahan dalam perusahaan. 

Jenis-Jenis Modal 

Adapun dari jenis-jenis modal yakni sebagai berikut..

1. Modal Sendiri 
Pengertian modal sendiri yakni modal yang didapatkan dari pemilik perjuangan itu sendiri. Modal yang terdiri atas tabungan, sumbangan, hibah saudara dan lain sebagainya. Kelebihan modal sendiri adalah
  • Tidak terdapat biasa contohnya biaya bunga ataupun biaya manajemen sehingga tidak bisa menjadi beban dari perusahaan. 
  • Tidak bergantung dari pihak lain artinya terdapat peroleh dana dari setoran pemilik modal 
  • Tidak memerlukan suatu persyaratan yang cukup rumit dan juga memakan waktu yang cukup relatif lama. 
  • Tidak terdapat keharusan pengendalian modal, artinya modal yang ditanamkan pemilik akan tertanam usang dan juga tidak ada persoalan seandainya pemilik modal ingin mengalihkan ke pihak lain. 
Kekurangan Modal sendiri adalah 
  • Jumlah terbatas artinya untuk memperleh dalam jumlah tertentu tersebut sangat bergantung dari pemilik dan juga jumlah yang cukup realtif terbatas
  • Perolehan modal sendiri dalam jumlah tertenu dari calon pemilik gres (calon pemegang saham baru) sulit lantaran mereka sanggup mempertimbangkan kinerja dan juga prospek usahanya. 
  • Kurangnya motivasi dari pemilik, artinya pemilik perjuangan yang sanggup menggunakan modal sendiri motivasi usahanya lebih rendah dikala dibandingkan dengan memanfaatkan modal asing. 
2. Modal Pinjaman 
Modal abnormal atau modal dukungan yakni modal yang sering diperoleh dari pihak luar perusahaan yang pada umumnya diperoleh dari pinjaman. Kentungan modal pinjaan tersebut adlaah jumlahnya yang tidak terbatas, artinya tidak tersedia dalam jumlah yang banyak. Disamping itu, dengan menggunakan modal dukungan yang umumnya timbul dari motivasi pihak manajemen untuk mengerjakan perjuangan dengan sungguh-sungguh. Sumber dana dari modal abnormal yang sanggup diperoleh dari: 
  • Pinjaman dari dunia perbankan, baik dari perbankan swasta maupun juga dari pemerintah atau perbankan asing
  • Pinjaman dari forum keuangan contohnya perusahaan pegadaian, modal ventura, asuransi leasing, dana pensiun, koperasi dan juga mengenai forum pembiayaan lainnya. 
  • Pinjaman dari perusahaan non keuangan 
Kelebihan modal dukungan adalah 
  • Jumlahnya tidak terbatas, artinya perusahaan yang sanggup mengajukan modal dari dukungan ke banyak sekali sumber. Selama dana yang diajukan ke perusahaan layak menerima perolehan dana tidak terlalu sulit. Banyak pihak yang berusaha dalam mengatakan dananya ke perusahaan yang dinilai mempunyai prospek cerah. 
  • Motivasi perjuangan tinggi. Hal demikian merupakan keblaikan dari menggunakan modal sendiri. Jika menggunakan modal asing, motivasi dari pemilik untuk mengajukan perjuangan tinggi, demikian sanggup disebabkan dari adanya beban bagi perusahaan untuk mengendalikan pinjaman. Selain itu, perusahaan juga sanggup menjaga image dan juga kepercayaan perusahaan yang memberi dukungan semoga tidak lagi tercemar. 
Kekurangan Modal Pinjaman 
  • Dapat dikenakan biaya contohnya bunga dan biaya administrasi. 
  • Harus dikembalikan dalam jangkah waktu yang telah disepakati.
  • Beban moral. Perusahaan yang mengalami kegagalan atau persoalan sosial sanggup menyebabkan adanya kerugian yang bisa berdampak pada dukungan sehingga bisa menjadi beban budpekerti atas utang yang belum dibayar atau akan dibayar.

Demikianlah informasi Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal. Semoga ini sanggup bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi teman-teman. 
Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal
Link Judul : Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal
Gobekasi: Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-pengertian-modal-sumber-jenis.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini