Gobekasi Takikardia
Cari Berita

Advertisement

Gobekasi Takikardia

Ndaru Im
Tuesday, November 20, 2018

Takikardia
No. ICPC II : K79 Paroxysmal Tachicardy
No. ICD X : R00.0 Tachicardy Unspecified
I47.1 Supraventicular Tachicardy
I47.2 Ventricular Tachicardy
Tingkat Kemampuan: 3B

Masalah Kesehatan
Takikardi yaitu suatu kondisi dimana denyut jantung istirahat seseorang secara abnormal lebih dari 100 kali per menit.
Sedangkan Supraventikular Takikardi (SVT) yaitu takikardi yang berasal dari sumber di atas ventrikel (atrium), dengan ciri gelombang QRS sempit(< 0,12ms) dan frekuensi lebih dari 150 kali per menit.
Ventrikular Takikardi (VT) yaitu takikardi yang berasal dari ventrikel, dengan ciri gelombang QRS lebar (> 0,12ms) dan frekuensi biasanya lebih dari 150 kali per menit. VT ini bisa mengakibatkan gangguan hemodinamik yang segera memerlukan tindakan resusitasi.

Anamnesis
Keluhan
Gejala utama meliputi:
  • Palpitasi
  • Sesak napas
  • Mudah lelah
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada
  • Denyut jantung istirahat lebih dari 100 bpm
  • Penurunan tekanan darah sanggup terjadi pada kondisi yang tidak stabil
  • Pusing
  • Sinkop
  • Berkeringat
  • Penurunan kesadaran jikalau terjadi gangguan hemodinamik

Faktor Risiko
  • Penyakit Jantung Koroner
  • Kelainan Jantung
  • Stress dan gangguan kecemasan
  • Gangguan elektrolit

Faktor Predisposisi
  • Penyakit yang mengakibatkan gangguan elektrolit menyerupai diare
  • Sindrom koroner akut
  • Gangguan cemas yang berlebih pada SVT
  • Aritmia

Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Fisik Patognomonis
  • Denyut jantung melebihi 100 kali per menit dan bisa menjadi sangat cepat dengan frekuensi > 150 kali per menit pada keadaan SVT dan VT
  • Takipnea
  • Hipotensi
  • Sering disertai gelisah hingga penurunan kesadaran pada kondisi yang tidak stabil.

Pemeriksaan Penunjang
EKG :
a. SVT: kompleks QRS sempit (< 0,12ms) dengan frekuensi > 150 kali per menit. Gelombang P bisa ada atau terkubur dalam kompleks QRS.
b. VT: terdapat kompleks QRS lebar ( > 0,12ms), tiga kali atau lebih secara berurutan. Frekuensi nadi biasanya > 150 kali per menit

Diagnosis
Diagnosis Klinis
Diagnosis ditegakkan menurut anamnesis, investigasi fisik, dan penunjang.

Komplikasi
Bisa mengakibatkan kematian

Penatalaksanaan Komprehensif
Penatalaksanaan
A. Tata Laksana:
Keadaan ini merupakan keadaan yang mengancam jiwa terutama bila disertai hemodinamik yang tidak stabil. Bila hemodinamik tidak stabil (Tekanan Darah Sistolik < 90 mmHg) dengan nadi melemah, apalagi disertai penurunan kesadaran bahkan pasien menjadi tidak responsif harus dilakukan kardioversi baik dengan obat maupun elektrik. Kondisi ini harus segera dirujuk dengan terpasang infus dan resusitasi jantung paru jikalau tidak responsif. Oksigen diberikan dengan sungkup O2 10-15 lpm.

Pada kondisi stabil, SVT sanggup diatasi dengan dilakukan vagal manuver (memijat A. Karotis atau bola mata selama 10-15 menit). Bila tidak respon, dilanjutkan dengan pertolongan adenosin 6 mg bolus cepat. Bila tidak respon boleh diulang dengan 12 mg sebanyak dua kali. Bila tidak respon atau adenosin tidak tersedia, segera rujuk ke layanan sekunder.

Pada VT, segera rujuk dengan terpasang infus dan oksigen O2 nasal 4 l/m.

B. Modifikasi gaya hidup:
1. Mencegah faktor risiko
2. Modifikasi aktifitas fisik, asupan makanan, dan mengelola timbulnya gejala.

Konseling dan Edukasi
Edukasi kepada keluarga bahwa keadaan ini merupakan keadaan yang mengancam jiwa. Persetujuan keluarga perlu dilakukan alasannya yaitu membutuhkan penanganan yang cepat hingga ke daerah rujukan.

Kriteria Rujukan
Segera rujuk sehabis pertolongan pertama dengan pemasangan infus dan oksigen.

Prognosis
Prognosis dalam kondisi ini umumnya dubia ad malam, tergantung dari penatalaksanaan selanjutnya.
Gobekasi Takikardia Gobekasi Takikardia
REDAKSI :
Judul Article : Gobekasi Takikardia
Link Judul : Gobekasi Takikardia
Gobekasi Takikardia https://www.gobekasi.co.id/2018/11/gobekasi-takikardia.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini