Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan
Cari Berita

Advertisement

Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan

Ndaru Im
Tuesday, November 13, 2018

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alqudri mengatakan, informasi ini berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kedutaan RI Yangon, Myanmar. Jenazah nelayan yang meninggal itu dikebumikan secara Islam oleh warga Melayu yang berada di Myanmar.
Adapun penyebab meninggalnya satu nelayan, karena saat ditangkap melompat ke laut. Sedangkan korban tidak bisa berenang hingga tenggelam sebelum sempat diselamatkan.
Almarhum Nurdin dikebumikan pada tanggal 7 November 2018 lalu pukul 13.00 waktu setempat. Sebelum dikebumikan, Tentara Angkatan Laut Myanmar menyerahkan kepada pihak kepolisian, terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.
Nelayan asal Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur yang meninggal dunia di Myanmar sudah dikebumikan atas nama Nurdin (40). Sedangkan 15 nelayan lainnya dalam keadaan sehat dan masih ditahan oleh pihak kepolisian Kawthoung.
Adapun penyebab meninggalnya satu nelayan, karena saat ditangkap melompat ke laut. Sedangkan korban tidak bisa berenang hingga tenggelam sebelum sempat diselamatkan.
Katanya, pemerintah juga telah memberitahukan kepada kepala desa ke 16 nelayan tersebut, bahwa sisa 15 nelayan yang masih ditahan dalam kondisi sehat. Ini dilakukan agar keluarga di Idi Rayeuk tidak perlu khawatir, karena pemerintah akan terus berupaya untuk memulangkan semuanya.
"Pemerintah Aceh melalui Kedubes RI terus berupaya proses pemulangan 15 nelayan yang masih ditahan itu. Jika membutuhkan pendampingan hukum pemerintah Aceh siap membantu," kata Alqudri, di Banda Aceh, Rabu (14/11).
Informasi yang diperoleh Alqudri, dari 15 nelayan KM Bintang Jasa yang ditangkap di Myanmar, hanya 13 orang yang ditahan di kantor polisi. Sedangkan dua orang lagi ditahan dalam sel karena masih di bawah umur.
"Saat ini mereka sedang menjalani proses pemeriksaan oleh polisi setempat," jelasnya.
Setelah proses pemeriksaan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di Myanmar terhadap 15 orang nelayan asal Aceh Timur itu selesai, Dinas Sosial Aceh akan segera memfasilitasi pemulangan mereka ke tanah air.
"Kami ikuti prosedur dulu, sekarang mereka sedang diperiksa di sana, mudah-mudah cepat selesai dan langsung dapat dipulangkan," jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 orang nelayan asal Aceh ditangkap oleh otoritas negara Myanmar di wilayah perbatasan, Selasa (6/11) sekira pukul delapan pagi waktu setempat. Hingga saat ini mereka sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian Myanmar.
merdeka

Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan
REDAKSI :
Judul Article : Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan
Link Judul : Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan
Nelayan Aceh Meninggal Saat Ditangkap di Myanmar Telah Dikebumikan https://www.gobekasi.co.id/2018/11/nelayan-aceh-meninggal-saat-ditangkap.html Silakan Baca Artikel Selanjutnya Di Bawah Ini