5 Cara Cepat Menilai Air Minum yang Berkualitas

  • 2 min read
  • Jun 10, 2020
5 Cara Cepat Menilai Air Minum yang Berkualitas

Kebutuhan air minum berkualitas untuk manusia sangatlah penting. Selain karena tubuh manusia dewasa terdiri dari 50% – 60% cairan, tubuh yang tetap terhidrasi juga berfungsi mengoptimalkan kinerja organ [1].

Sebaliknya, air minum yang jauh dari kata layak konsumsi akan merugikan dengan berbagai bakteri hingga unsur kimia yang berbahaya bagi tubuh. Beberapa lokasi atau sumber air memiliki unsur logam hingga bakteri patogen yang mampu mengganggu saluran pencernaan.

Banyak yang mengira bahwa air apapun akan layak diminum bila dipanaskan hingga 100 derajat celsius. Faktanya, tidak semua air bisa diminum perlu penilaian untuk mengecek apakah air layak diminum ataupun tidak [2].

Setidaknya ada beberapa cara untuk menilai air minum yang berkualitas dengan cepat dan mudah.

  1. Tingkat Kekeruhan Air

Kekeruhan air menjadi indikator paling awal dan mudah untuk mengecek apakah air di meja layak dikonsumsi atau tidak. Tingkat kekeruhan air menandakan partikel asing layaknya bakteri yang dapat merugikan tubuh.

Air yang keruh juga jauh dari kata layak, karena dapat mengontaminasi tubuh dengan efek buruk dari bakteri. Jadi langkah pertama adalah memastikan airnya jernih [3].

  1. Warna Air

Berwarna bukan berarti buruk karena dapat terlihat di beberapa air minum dengan rasa. Namun, warna air yang tidak jernih akan sangat terlihat seperti ada objek atau partikel yang melayang di dalam gelas atau botol air.

Warna air seharusnya bening seperti kristal dan tidak memiliki beragam objek yang mengganggu penglihatan. Bukan tidak mungkin setiap tegukannya dapat merugikan kesehatan tubuh orang yang mengonsumsi.

  1. Mencium Bau Air

Setelah mengecek fisik, sekarang bau menjadi indikator berikutnya guna mengecek air minum yang berkualitas. Air mineral yang baik tidak memiliki bau karena perlu proses penyulingan atau penyaringan yang baik.

Proses ini mencegah berbagai senyawa kimia seperti zat kapur mengendap di air minum. Sehingga, air minum yang berkualitas tidak memiliki kontaminasi atau bau yang menyengat [4].

  1. Mengetahui Sumbernya

Indikator berikutnya adalah sumber di mana air didapatkan. Mungkin mendapatkan air dari teko atau gelas secara langsung memang sulit untuk dibedakan. Namun, biasanya akan ada tempat atau lokasi yang mengindikasikan letak didapatkannya air.

Seperti air yang hangat atau proses pemasakan dahulu kerap diambil dari sumber air PDAM. Sedangkan, banyak dari air botol kemasan yang mengambil dari sumber mata air pegunungan yang baik dan berkhasiat [3].

Perlu diwaspadai juga mengenai sumber air karena biasanya sumur menjadi pelarian terakhir yang kerap mengandung partikel atau zat asing di dataran yang rendah.

  1. Mengecap Rasa Air

Bila sudah pasti memiliki warna yang jernih dan tidak keruh, tidak berbau, dan tahu sumber airnya. Maka proses berikutnya adalah mengecap rasa air. Air minum berkualitas atau baik tidak akan menghadirkan rasa.

Justru sebaliknya, air yang kurang baik akan memberikan rasa getir di lidah atau sedikit pahit. Ada unsur pH yang mempengaruhi rasa dan anjuran terbaiknya adalah menjauhi ciri-ciri air mineral yang memiliki rasa [4].

Kebaikan air minum berkualitas bisa kamu dapatkan dengan mudah dengan AQUA. Sudah melalui proses penyaringan alami dari sumber mata air pegunungan yang diuji oleh para ahli geologi dan geohidrologi.

AQUA juga terpercaya lebih dari 45 tahun menghadirkan kesehatan dari tiap tetes air mineral gunung vulkanis. Selain segar, beragam kandungan baik seperti magnesium, kalsium, zinc, silica, dan zat lainnya mampu menyehatkan organ tubuh [5]. Mineral yang terkandung di dalam AQUA juga merupakan mineral yang terlindungi, karena AQUA melindungi ekosistem di sekitar sumber air dan sumber air itu sendiri.

Proses penyaringan alami dari bebatuan di dataran tinggi juga jauh dari kontaminasi zat kimia yang berbahaya. Kepercayaan ini dibawa AQUA untuk menyehatkan kehidupan dari anak muda hingga yang berusia lanjut.

Karena AQUA percaya kesehatan ada di setiap tetesnya. Kebaikan Berawal Dari Sini.

Referensi:

  1. https://doktersehat.com/persentase-air-dalam-tubuh/
  2. https://www.sehatq.com/artikel/mana-yang-lebih-aman-air-minum-isi-ulang-atau-air-keran-rebusan
  3. https://www.sehataqua.co.id/cara-praktis-mengetahui-kualitas-air-minum-yang-baik/
  4. https://thewaterproject.org/water-scarcity/water_stats
  5. https://www.sehataqua.co.id/begini-cara-memastikan-aqua-berasal-dari-mata-air-terbaik/