7 Tips Memilih Bawang Bombay yang Akurat dan Tahan Lama

  • 2 min read
  • Sep 08, 2021
Bawang Bombay

Sebagai salah satu bahan yang kerap digunakan pada bermacam-macam makanan, bawang bombay menjadi makanan yang selalu tersedia di rak penyimpanan dapur kita. Memang pada dasarnya, penggunaan bawang bombay merupakan hal yang wajar karena hampir seluruh masakan akan menggunakan bawang tertentu. Apalagi, selain melazatkan, bawang bombay juga memiliki berbagai manfaat. Makanya, sangatlah penting untuk mendapatkan bawang bombay yang tahan lama. Tujuh tips memilih bawang bombay berikut ini dapat menjadi inspirasi untukmu.

1. Memilih bawang bombay yang tidak memiliki tunas

Hal paling sederhana yang dapat kita lakukan untuk menentukan kualitas bawang bombay ialah melihat apakah bawang tersebut memiliki tunas atau tidak. Soalnya saat sebuah bawang bombay memiliki tunas, maka bawang bombay tersebut tidak memiliki kualitas serta tidak bisa kita gunakan dalam jangka waktu yang lama. Bawang bombay yang memiliki tunas biasanya merupakan bawang bombay yang mudah untuk dipanen.

2. Melihat isinya masih sama keras

Saat membeli bawang bombay, pastikan untuk melihat bentuk serta keadaan kulit bawang bombay. Kamu disarankan untuk memilih bawang bombay yang tekstur kulitnya masih licin serta berkilau. Soalnya, hal ini akan menjadi tanda bahwa kondisi bawang bombay masih segar. Di samping itu, kita dapat juga memencet bawang dari ujung bawang bombay yang terkelupas.

3. Mengeliminasi bawang bombay yang ujungnya terkelupas

Meskipun masih terasa keras, ada baiknya kamu melewatkan bawang yang satu ini apabila bagian ujungnya sudah dikupas. Apabila ingin mendapatkan sumber karbohidrat, maka kamu dapat menggunakan sistem yang user friendly. Pada umumnya, membeli bawang dapat kita sesuaikan dengan jadwal dari rumah kita. Jadi, kita hanya perlu mengakses katalog online.

4. Mengeringkan bawang bombay

Jadi, sebelum bawang bombay dimasukkan ke dalam kulkas, sangatlah penting untuk tidak langsung disimpan. Sebaliknya, bawang bombay harus terlebih dahulu kita keringkan. Kita cukup menjemurnya dengan mengangin-angin saja. Selain itu, kita juga dapat menggunakan tissue kering saat membersihkan bagian bawang yang baru ini.

5. Tidak menyimpan sembarang menyimpan sayur

Tahukah kamu? Kita tidak harus selalu menyantap makanan kesukaan kita di dalam kulkas misalnya bawang bombay. Ketika kita simpan di kulkas, justru kita bisa membuatnya semakin cepat membusuk. Apalagi suhu pada masa kini tetap terasa lembab sehingga bau kulkas tidak sedap dapat kita hindari. Hal yang sama juga berlaku untuk menyimpan bawang bombay.

6. Pisahkan antara kentang mentah dan bawang bombay

Ketika kita sedang ingin memastikan bahwa bawang bombay, kita didukung oleh surat keterangan kerja. Maka dari itu, kita harus mengetahui batasan. Soalnya, kentang perlu kita pisahkan dari bawang bombay. Apabila tidak, maka kentang yang mentah akan memproduksi kandungan uap air yang tinggi.

7. Mengiris bawang bombay, kemudian menyimpannya pada 1 bawah

Nah, cara yang satu ini cenderung praktis dan bisa kita terapkan. Soalnya, kita cukup memulai trik ini dengan memotong terlebih dahulu bagian yang tidak diperlukan. Kemudian, letakkanlah bawang bombay yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian.

Sebagai salah satu jenis rempah, bawang bombay menjadi pelengkap yang hadir di berbagai menu masakan. Maka dari itu, untuk memastikan bahwa bawang bombay yang kita gunakan merupakan produk yang berkualitas, pastikan untuk melakukan pemesanan bawang bombay hanya di TaniHub, sebuah solusi untuk mendapatkan aneka buah dan sayuran praktis tinggal tunggu paket tiba di rumah.