Apa Sih Manajemen Strategi Itu

  • 2 min read
  • Mar 26, 2020
Manajemen Strategi

Manajemen strategi ialah sebuah usaha untuk mengidentifikasi tujuan dari sebuah organisasi atau perusahaan, sumber daya, dan bagaimana caranya agar sumber daya yang ada dapat digunakan secara efektif untuk memenuhi tujuan utama dari strategi tersebut.

Manajemen strategi adalah sebuah kegiatan yang menggabungkan suatu kegiatan dari berbagai bagian yang bersifat fungsional dari kegiatan bisnis untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi. Ada tiga tahapan kegiatan dalam manajemen strategi, formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi.

Posisi strategi

Porter menjabarkan tiga basis posisi strategi. Ketiganya tidak bekerja secara mutually exclusive dan sering kali saling bersinggungan satu sama lain. Basis pertama didapatkan dengan memproduksi bagian kecil (subset) sebuah produk dari industri tertentu.

Dengan kata lain, perusahaan berusaha memenuhi sedikit kebutuhan dari banyak orang. Porter mencontohkan Jiff Lube International yang hanya khusus memproduksi pelicin (lubricant) otomotif dan tidak menawarkan produk perawatan lainnya. Variety-based positioning efektif bila perusahaan saat ini memiliki kemampuan untuk menciptakan produk subset tersebut dengan baik, jauh lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya.

Tujuan Manajemen Strategi

  1. Membantu memikirkan kepentingan dari berbagai pihak. Sebuah organisasi atau perusahaan seharusnya mendapatkan semua kebutuhan dari berbagai pihak yaitu dari pemasok, karyawan, pemegang saham, pihak perbankan, dan masyarakat luas lainnya yang memegang peranan penting terhadap sukses atau gagalnya suatu organisasi atau perusahaan.
  2. Mengantisipasi setiap perubahan kembali secara merata. Manajemen strategi yang memungkinkan sebuah eksekutif puncak untuk selalu mengantisipasi setiap perubahan dan menyiapkan pedoman dan pengendalian manajemen strategi, sehingga dapat memperluas kerangka waktu berpikir mereka secara perspektif dan memahami kontribusi apa yang baik untuk hari ini dan hari esok untuk organisasi atau perusahaan tersebut.
  3. Berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas. Tanggung jawab dari seorang manajer bukan hanya untuk mengkonsentrasikan dirinya sendiri terhadap kemampuan atas kepentingan efisiensi, akan tetapi mengkonsentrasikan perhatian yang serius terhadap kinerja karyawannya agar mau bekerja keras untuk melakukan suatu kegiatan agar lebih baik dan lebih efektif.

Manfaat Manajemen Strategi

Menurut Greenley menyatakan bahwa manajemen strategi memberikan banyak manfaat sebagai berikut :

  1. Memungkinkan organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, penentuan prioritas, dan eksploitasi peluang.
  2. Memberikan pandangan objektif atas masalah manajemen.
  3. Merepresentasikan kerangka kerja untuk aktivitas kontrol dan koordinasi yang lebih baik.
  4. Meminimalkan efek dari kondisi dan perubahan yang jelek.
  5. Memungkinkan agar keputusan besar dapat mendukung dengan lebih baik tujuan yang telah ditetapkan.
  6. Memungkinkan alokasi waktu dan sumber daya dari sebuah organisasi atau perusahaan agar lebih efektif untuk mendapatkan peluang yang telah terindentifikasi.
  7. Menciptakan kerangka kerja dari organisasi atau perusahaan untuk komunikasi internal diantara staf.
  8. Membantu mengintegrasikan perilaku individu kedalam usaha bersama.
  9. Memberikan dasar untuk mengklarifikasi tanggungjawab individu.
  10. Mendorong pemikiran ke masa depan.
  11. Menyediakan pendekatan secara kooperatif, terintegrasi, dan antusias untuk menghadapi masalah dan peluang yang ada.
  12. Mendorong terciptanya sikap positif akan perubahan.
  13. Memberikan tingkat kedisiplinan dan fomralitas terhadap manajemen di suatu bisnis.

Demikian informasi yang bisa saya berikan tentang apa sih manajemen strategi itu semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk Anda.