Apa itu fitting pipa? fitting merupakan salah satu komponen yang ada pada pipa yang berfungsi sebagai pengubah aliran, membesarkan aliran, mengecilkan aliran dan juga menyebarkan aliran. Fitting sendiri adalah salah satu pemain paling penting pada sistem pipa. Fitting pipa sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Fitting ini tentu saja sangat berperan pada sebuah sistem pipa. Lalu apa saja jenis-jenis fitting pipa?

Jenis-jenis Fitting Pipa

1. Fitting Elbow

Jenis fitting pipa yang pertama adalah Fitting Elbow. Secara dasar, fitting elbow ini memiliki tujuan untuk membelokkan arah aliran air. Jadi sama seperti tikungan ketika kita sedang ada di jalan raya, nah tikungan tersebut kan yang membuat kita ikut berbelok ketika melewatinya. Hal ini sama seperti yang terjadi pada fitting elbow dimana bertugas agar aliran fluida berbelok.

2. Fitting Tee

Kemudian ada juga jenis fitting tee pada pipa. Fitting pipa yang satu ini bertujuan untuk membagi aliran air sehingga bisa memiliki cabang. Cabang pada pipa ini biasanya juga memiliki ukuran yang sama seperti ukuran pada pipa utama. Banyak juga yang menyebut fitting tee dengan istilah Straight tee.

3. Fitting Reducer

Sama seperti namanya, fitting pipa ini bertujuan untuk mengurangi atau reduce aliran pada fluida. Mengurangi aliran disini maksudnya adalah ukuran pipa yang berkurang sehingga fitting reducer ini bertugas unutk menggabungkan ukuran pipa dari yang besar ke pipa kecil, atau sebaliknya.

4. Stub In

Jenis fitting pipa berikutnya adalah fitting stub ini. Sebenarnya fungsi dari fitting stub in ini hampir sama seperti fitting tee yaitu untuk membagi aliran air. Namun yang membedakan adalah jika tee merupakan item yang terpisah (menggabungkan beberapa pipa) sementara pada fitting stub ini percabangan terjadi secara langsung dari pipa utama.

5. Fitting Cap

Jenis fitting pipa yang terakhir adalah fitting cap dimana fitting pipa ini bertujuan untuk menghentikan aliran di ujung pipa. Jadi fitting ini nantinya akan dilas langsung ke pipa utama.