Pada tahun lalu, kita memang pernah mendengar berita yang viral di berbagai media sosial mengenai permasalahan Green Pramuka City. Hal tersebut bermula dari salah satu penghuni apartemen Green Pramuka City, yakni Muhadkly MT alias Acho yang berprofesi sebagai komika di Stand Up Comedy. Acho pun menuliskan berbagai permasalahan yang terjadi di apartemen Green Pramuka pada akun twitternya mulai dari lahan parkir yang minim, kenaikan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL), adanya pungutan liar, hingga pelayanan yang buruk.

Berdasarakan pengakuan dari sejumlah penghuni apartemen, keluhan Acho kepada pihak pengembang bukanlah sebuah rekayasa melainkan fakta. Menurut salah seorang penghuni yang tidak ingin disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa pihak pengembang selalu mengingkari janji yang terkait rencana pembangunan fasilitas olah raga basket.

“Keluhan saya sama persis dengan Acho. Saya hobi main basket, waktu itu di brosur ada lapangan basket akan dibangun, tapi sampai sekarang tidak ada,” kata salah satu penghuni yang tidak ingin disebutkan namanya. Selain itu, ia juga mengeluhkan tentang masalah peraturan parkir yang diterapkan oleh pihak pengelola, yang dinilai sangat menyulitkan bagi para penghuni. Masih belum habis, ia pun telah menduga bahwa aturan parkir tersebut sudah diubah oleh pihak pengembang yang berencana akan membangun pusat perbelanjaan.

“(Dulu) parkir dijanjikan dua lantai, basement satu dan dua, tapi sekarang tidak ada. Malah aturan baru, zonasi parkir mulai berlaku hari ini, penghuni hanya boleh parkir di ground floor dan lahan yang jauh dari hunian. Karena basement rencananya buat pengunjung mal,” tambahnya.

Ia juga telah menyampaikan semua keluhan yang dirasakan selama ini ke sejumlah penghuni lainnya, serta kepada pihak pengelola. Akan tetapi, semua keluhan tersebut tidak ada jawaban yang memuaskan dari pihak pengelola apartemen Green Pramuka City. Ia pun mencontohkan, bahwa pihak pengelola selalu menolak permintaan terkait transparansi iuran pemeliharaan lingkungan (IPL). Dan yang menjadi alasan penolakan tersebut, karena permintaannya diajukan oleh perhimpunan pemilik dan penghuni satuan rumah susun (P3SRS) yang tidak sah. Melihat akan hal itu, pihak pengembang pun berjanji akan membuat P3SRS secara sah setelah pembangunan 17 menara (tower) apartemennya rampung.

Selang beberapa tahun permasalahan yang terjadi antara pihak pengelola Green Pramuka City dengan Komika Acho, citra Apartemen ini sudah kembali baik dimata konsumen. Ya, terang saja demikian, sebab pihak pengembang Green Pramuka City itu sendiri telah melakukan perbaikan dan inovasi pada apartemen tersebut. Hal itu pun terbukti, dimana Green Pramuka City saat ini sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas yang sangat mumpuni. Bukan hanya itu saja, apartemen Green Pramuka City juga berada di lokasi yang strategis sehingga sangat mudah dijangkau oleh transportasi umum maupun tempat-tempat umum lainnya.

Apartemen Green Pramuka City ini berada di kawasan Jakarta Pusat, atau yang lebih tepatnya lagi berada di Jalan A.Yani No. Kav 49, Rawasari, Cempaka Putih. Selain letaknya yang sangat strategis, apartemen ini juga akan menyuguhkan akses beberapa tempat yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Ya, salah satunya adalah dengan membangun konsep mall dikawasan hunian yang bernama Green Pramuka Square. Mall tersebut menyediakan produk yang sangat lengkap, sehingga para penghuninya tidak perlu capek-capek pergi belanja ke luar kawasan apartemen. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, mall Green Pramuka Square ini telah dilengkapi dengan beragam fasilitas hiburan yang sangat menarik lho. Dengan begitu, anda pun akan mendapatkan sensasi belanja yang sangat menyenangkan.